Berita Kendal

Bupati Kendal Dico Janji Revitalisasi Taman Kota Dimulai 2022, Termasuk Alun-alun Weleri

Bupati Kendal Dico M Ganinduto berjanji merevitalisasi taman-taman kota di wilayah tersebut pada 2022.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Suasana Alun-alun Kaliwungu Kendal, Minggu (12/12/2021). Taman alun-alun ini akan direvitalisasi tahun depan untuk meningkatkan fungsinya sebagai ruang terbuka hijau (RTH). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Bupati Kendal Dico M Ganinduto berjanji merevitalisasi taman-taman kota di wilayah tersebut pada 2022.

Beberapa taman yang akan diperbaiki di antaranya, taman Alun-alun Kaliwungu, taman Alun-alun Kendal, taman Weleri, juga taman Alun-alun Sukorejo.

Program tersebut diharapkan Dico bisa berjalan sesegera mungkin untuk meningkatkan fungsi taman sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

Selain itu, revitalisasi taman juga dikonsep sebagai tempat bermain dan taman edukasi bagi anak-anak.

"Untuk taman-taman, tahun depan (2022) mulai dikerjakan. Kami benahi bertahap, sejalan dengan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Bandengan dan Karangsari, juga tahun depan," terangnya, Minggu (12/12/2021).

Baca juga: Harga Bawang Merah Anjlok di Kendal, Cuma Laku Maksimal Rp 9.000 per Kg, Normalnya Capai Rp 20.000

Baca juga: Anak Pedagang Pasar Weleri Berdemo, Berikut Delapan Tuntutan Mereka Kepada Pemkab Kendal

Baca juga: Betonisasi Sidomakmur Kendal Nyaris Rampung, Dico Nantikan Komitmen Pemdes Kembangkan Ekonomi Warga

Baca juga: Perusahaan di Kendal Ini Beri Peluang Pelaku Usaha Titip Produk, Rintis Warung Koperasi UMKM

Salah satu alun-alun yang menjadi pusat perhatian Pemerintah Kabupaten Kendal adalah Alun-alun Kaliwungu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal Iwan Muhtadi menuturkan, rencana revitalisasi RTH Alun-alun Kaliwungu masih dalam proses.

Pihaknya menunggu tahapan detail engineering design (DED) selesai agar bisa diteruskan ke tahap selanjutnya.

"Kami masih menunggu DED, baru ngurus relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di dalam lokasi alun-alun. Insyaallah, tahun depan," harap dia.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kendal Ferinando Rad Bonay menambahkan, saat ini berlangsung lelang proyek penataan pedagang Pasar Sore Kaliwungu dengan pagu senilai Rp 2,5 miliar.

Rencananya, sebelum Alun-alun Kaliwungu direvitalisasi, 300-an pedagang Pasar Sore Kaliwungu yang ada akan direlokasi.

Baca juga: Siap Berlaga di 8 Besar Liga 2, Persis Solo Berangkat ke Bogor Diantar Ribuan Pasoepati

Baca juga: Minta Pegiat Kopi Keroyok Bareng, Tiwi Berharap Kopi Purbalingga Kembali Berjaya

Baca juga: Rampung Garap Komik Babad Banyumas, Tim Comic House Ziarah ke Makam Raden Joko Kaiman

Baca juga: Warga Binaan Rutan Solo Ngamen dan Jual Kaus Sablo, Galang Donasi untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Sehingga, nantinya, fungsi alun-alun diperuntukkan hanya sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

"Saat ini dalam tahap lelang proyek penataan tempat relokasi pedagang. Rencana, pekerjaan 45 hari, mulai akhir tahun ini. Selanjutnya, pedagang bisa direlokasi sebelum alun-alun dibangun," kata Ferinando.

Selain Alun-alun Kaliwungu, revitalisasi bakal dilakukan juga di Alun-alun Kota Kendal dan Taman Weleri.

Untuk proyek tersebut, pemerintah telah menggandeng CSR dengan beberapa perusahaan untuk mempercantik wajah Kabupaten Kendal di masa yang akan datang. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved