Breaking News:

Berita Semarang

Kesal 100-an Tutup Besi Drainase Jalan di Kota Semarang Hilang Dicuri, DPU Bakal Ganti Pakai Beton

Penutup lubang drainase atau inlet di sejumlah titik jalan di Kota Semarang, hilang, diduga dicuri.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/DOK DPU Kota Semarang
Inlet atau besi penutup drainase di Jalan Pamularsih Kota Semarang hilang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Penutup lubang drainase atau inlet di sejumlah titik jalan di Kota Semarang, hilang, diduga dicuri.

Hilangnya inlet ini membuat lubang drainase menganga dan tertutup sampah.

Kepala Bidang Bina Marga Kota Semarang Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suriyaty menyebutkan, inlet yang hilang di sejumlah ruas jalan protokol bahkan mencapai 100 titik.

"Yang hilang sudah banyak, di Pamularsih hampir 100 lebih. Di Jalan Depok juga hilang, padahal baru," sebut Atik, sapaannya, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Inilah Kisah ODHA Semarang, Pasrah Saat Perusahaan Memintanya Mundur Pasca Diketahui Positif HIV

Baca juga: Hasil Liga 1 - Menit 79 Bruno Silva Nyaris Tambah Gol, PSIS Semarang Menang Lawan Persita Tangerang

Baca juga: Pedagang Pasar Relokasi Johar di Kawasan MAJT Semarang Resah, Sewa Lahan Habis 21 Desember

Baca juga: Mahasiswa, Kamu Harus Sudah Divaksin Lengkap Kalau Ingin Ikut PTM Kampus di Kota Semarang!

Selain di ruas jalan tersebut, lanjut Atik, pencurian inlet juga terjadi di Jalan Gajah Mada, Pandanaran, Pemuda, dan Pahlawan.

Menurutnya, hampir setiap ruas jalan protokol ada inlet yang hilang.

Sebenarnya, hilangnya inlet drainase ini sebenarnya bisa dipantau melalui kamera pengawas atau CCTV.

Hanya saja, pihaknya memang belum berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengecek hal tersebut.

Dia berharap, ada kesadaran dari masyarakat untuk turut menjaga bersama infrasktruktur yang telah dibangun Pemerintah Kota Semarang.

Diakuinya, inlet besi memang menjadi barang yang cukup bernilai.

Banyak tangan jahil yang merusak bahkan mencuri infrastruktur tersebut.

Ke depan, DPU berencana mengganti inlet besi menggunakan beton agar tidak kembali hilang.

"Kami pikir, besi itu bisa untuk mempercantik wajah dan estetika kota tapi ternyata banyak tangan jahil yang mengambil karena besi bernilai. Kami mengantisipasi akan mengganti tutup inlet dari beton saja," ujarnya. (*)

Baca juga: Turut Cari Korban Erupsi Gunung Semeru, Relawan RAPI Banjarnegara: Ketinggian Abu Sampai 3 Meter

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Cilongok Banyumas, 1 Pemotor Meninggal

Baca juga: Truk Tabrak Mobil dan Motor di Depan Pasar Cilongok Banyumas, Seorang Tewas

Baca juga: Diguyur Hujan Deras sejak Siang, Talud Halaman Sekolah di Desa Jingkang Purbalingga Ambrol

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved