Berita Purbalingga

Alhamdulillah, Warga Pances Purbalingga Tak Lagi Kesulitan Air Bersih saat Kemarau. Dipasok Pamsimas

Warga RT 03 RW 02 Dukuh Pances, Desa/Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, kini tak lagi kesulitan mendapat air bersih saat kemarau.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Wakil Bupati Purbalingga H Sudono saat meninjau dan ikut bergotong-royong dalam penggalian dan penanaman pipa jaringan Pamsimas di Desa Kaligondang, Senin (6/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Warga RT 03 RW 02 Dukuh Pances, Desa/Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, kini tak lagi kesulitan mendapat air bersih saat kemarau.

Kebutuhan air bersih mereka bakal dipasok lewat Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat ( Pamsimas) yang dibangun.

Ketua Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Tirtasari Desa Kaligondang Suwarno mengatakan, Pamsimas tersebut dibuat lewat pengeboran sumur dalam.

"Di Dukuh Pances, setiap musim kemarau, selalu kekurangan air karena tanahnya lebih tinggi. Dengan adanya Pamsimas ini, saat musim kemarau, tidak lagi butuh droping air bersih dari BPBD."

"Melalui tambahan debit air dari Pamsimas ini, kebutuhan tercukupi," kata Suwarno yang juga pengelola Pamsimas, dalam rilis, Senin (6/12/2021).

Baca juga: PMI Purbalingga Kirim Bantuan dari Donatur bagi Korban Erupsi Semeru, Ada Kasur Lantai dan Biskuit

Baca juga: Ditinggal Kondangan, Rumah Warga Bumisari Purbalingga Terbakar. Api dari Tungku untuk Memasak Air

Baca juga: Terlibat Perkelahian saat Pertandingan Persahabatan, 2 Warga Purbalingga Dipolisikan. Kini Masuk Bui

Pamsimas yang dibangun pada 2017 itu kini menyuplai air bersih bagi 126 kepala keluarga di dusun tersebut.

Akhir tahun 2021 ini, pengelola menambah jaringan bagi 16 sambungan rumah yang dibangun secara gotong-royong warga.

"Sejauh ini, sebagai pengelola belum mengedepankan pendapatan dari Pamsimas. Kami lebih fokus pada pelayanan dan pengembangan jaringan terlebih dahulu agar semua yang membutuhkan dapat menikmati manfaatnya," imbuhnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kaligondang Pandi mengungkapkan, tahun 2021, Pamsimas di Kaligondang mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Hibah Insentif Desa (HID) Menuju Air Minum Aman, sebesar Rp 250 juta.

Selain itu, juga mendapatkan dukungan dari masyarakat setempat melalui swadaya in cash sebesar Rp 10 juta dan in kind Rp 10 juta.

"Oleh karena itu, sebagian besar masyarakat Desa Kaligondang ikut kerja bhakti menggali penanaman pipa dan pemasangan," terangnya.

Ia berharap, keberadaan Pamsimas dan pembangunan jaringannya yang dikerjakan secara bergotong-royong ini bisa bermanfaat selamanya, khususnya dalam penyediaan air bersih.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Purbalingga H Sudono turut meninjau dan ikut bergotong-royong menggali serta menanam pipa jaringan Pamsimas.

Baca juga: Kasus Penemuan Mayat di Selokan di Kendal Terungkap, Diduga Dibunuh karena Masalah Asmara

Baca juga: BIN Jateng Sisir Warga Banyumas yang Belum Divaksin Covid, Ketemu Langsung Disuntik

Baca juga: Pedagang Pasar Relokasi Johar di Kawasan MAJT Semarang Resah, Sewa Lahan Habis 21 Desember

Baca juga: Korban Tewas Akibat Erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jadi 15 Orang, 27 Lainnya Masih Hilang

Sudono berharap, jaringan Pamsimas yang dibangun bermanfaat dalam penyediaan air bersih dan bisa menjadi sumber pendapatan desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Kebersamaan ini sebagai modal kekuatan kita. Cita-cita apapun, kalau didasari pondasi kebersamaan akan lebih mudah tercapai."

"Gotong royong ini juga dalam rangka menyukseskan BUMDes karena kesuksesan BUMDes juga menjadi cerminan kesuksesan sebuah desa," ungkap dia.

Dalam kesempatan itu, Sudono juga menyerahkan beragam bantuan kepada masyarakat.

Di antaranya, 421 paket beras dan lele, empat paket PMT untuk ibu hamil dan balita, dua kursi roda, dua alat bantu dengar, dua hand sprayer, dua alat panja, serta 20 sak semen untuk masjid.

Ada juga bantuan permodalan Rp 600 ribu untuk lima orang dari Baznas, bantuan untuk anak sekolah Rp 250 ribu untuk 30 anak dari Bank Jateng, dan bantuan anak yatim-piatu Rp 200 ribu untuk 14 orang dari BPRS Buana Mitra Perwira. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved