Breaking News:

Berita Banyumas

ODGJ Jalani Perawatan di Poli Jiwa RSUD Banyumas, Keluarga: Alhamdulillah, Sekarang Bisa Komunikasi

Sejak menjalani perawatan di RSUD Banyumas, kondisi Pangesti, sapaannya, membaik bahkan mulai bisa berkomunikasi dengan keluarga.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Putus cinta membuat Pangestiningtyas (29), warga Desa Losari, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, mengalami depresi sehingga harus dirawat di Poli Kejiwaan RSUD Banyumas.

Namun, sejak menjalani perawatan di RSUD Banyumas, kondisi Pangesti, sapaannya, membaik bahkan mulai bisa berkomunikasi dengan keluarga.

Paman Pangesti, Yakno Abidin (53) mengatakan, keponakannya depresi setelah hubungannya dengan seorang pria kandas.

Cerita berawal saat Pangesti menjalin cinta dengan seorang pria, sepulang kerja sebagai tenaga kerja migran di Singapura.

Namun, jalinan cinta keduanya tidak berjalan mulus hingga akhirnya keduanya sepakat berpisah.

Ternyata, kejadian ini mengguncang Pangesti hingga membuat dia depresi.

Baca juga: Ditinggal Salat dan Diparkir di Tepi Jalan Cilongok Banyumas, Mobil BMW Terbakar

Baca juga: Razia Warung di Ruko Jalan Pramuka Banyumas, Polisi Temukan Puluhan Botol Anggur hingga Congyang

Baca juga: Jelang Pilkades Serentak di Banyumas, Polisi Temukan Warga Sebar Garam dan Rusak APK

Baca juga: Suka Tenis Meja? Buruan Daftar Kejurkab PTMSI Banyumas, Digelar 11-12 Desember 2021

Saat di rumah, Pangesti yang telah ditinggal kedua orangtua dan diasuh Yakno, sering mengamuk dan membanting barang.

"Saya biasa menenangkan, yang penting sabar. Kadang ada teman dekat dia yang membantu, kadang juga perlu dikasari," cerita Yakno.

Beberapa waktu terakhir, Pangesti mendapat perawatan di poli jiwa RS Banyumas.

Menurut Yakno, sejak dirawat di poli jiwa, kondisi Pangesti membaik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved