Breaking News:

Berita Semarang Hari Ini

Duh, Realisasi Pajak Hiburan di Kota Semarang Baru 11 Persen, Padahal Targetnya Rp 60 Miliar

Melesetnya capaian pajak hiburan karena banyak kebijakan pembatasan selama pandemi Covid-19 yang berpengaruh pada sektor hiburan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Komisi B DPRD Kota Semarang rapat bersama beberapa stakeholder, termasuk Bapenda Kota Semarang, terkait pendapatan sektor pajak hiburan, Rabu (1/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Realisasi pendapatan daerah yang bersumber dari sektor pajak hiburan tahun ini diproyeksikan meleset dari target.

Bapenda Kota Semarang mencatat, capaian pajak hiburan hingga akhir November 2021 baru 11 persen. 

Kabid Pajak Daerah II Bapenda Kota Semarang, Elly Asmara mengatakan, capain itu cukup jauh dari target.

Baca juga: Hadapi Natal dan Tahun Baru, Dishub Kota Semarang Dirikan Lima Posko Terpadu, Berikut Data Rincinya

Baca juga: Awas Virus Varian Baru Bernama Omicron, Hendi: Belum Ada dan Jangan Sampai Masuk Semarang

Baca juga: Pemkot Bontang Belajar Penerapan Smart City di Semarang, Berikut Saran Gubernur Ganjar

Baca juga: Dua Pasang Muda-mudi Terjaring Razia, Lagi Asyik Ngamar di Indekos Wilayah Candisari Semarang

Target pajak hiburan pada 2021 sebesar Rp 60 miliar.

Adapun saat ini baru tercapai Rp 7 miliar.

Melesetnya capaian pajak hiburan karena banyak kebijakan pembatasan selama pandemi Covid-19 yang berpengaruh pada sektor hiburan.

Konser dan kegiatan hiburan lain tidak ada selama pandemi.

Bahkan, operasional tempat hiburan ditutup beberapa kali sepanjang 2021. 

"Ini baru menggeliat."

"Kami kejar tiga bulan terakhir mulai meningkat," ucap Elly kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (1/12/2021). 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved