Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Bocah Kelas V SD Tewas Tenggelam, Terpeleset Hendak Ambil Bola di Embung Tlogodowo Kabupaten Pati

Pihak keluarga membuat surat pernyataan menerima kejadian tersebut dan tidak akan melayangkan tuntutan secara hukum pada pihak manapun.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
POLRES PATI
DOKUMENTASI - Petugas gabungan bersiap mencari jasad HS (11), bocah yang tenggelam di embung Dukuh Tlogodowo, Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Rabu (1/12/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Seorang anak berinisial HS (11), warga Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, tewas tenggelam di embung Dukuh Tlogodowo, desa setempat, Rabu (1/12/2021).

Siswa SD kelas 5 itu mulanya bermain sepak bola di dekat embung bersama dua temannya sekira pukul 14.30.

Baca juga: Viral Video Asisten Pelatih Persibat Batang Tidur saat Laga Melawan Persipa Pati, Begini Faktanya

Baca juga: Keren! Tim Riset MtsN 1 Pati Menangi Kompetisi Internasional, Bikin Papan Komposit Bahan Ampas Tebu

Baca juga: Persebi Boyolali Lolos Semifinal Hadapi Persak Kebumen, Menang Dramatis Lawan Persipa Pati

Baca juga: Rumah dan Sawah Kebanjiran Akibat Tanggul Jebol, Warga Ketitang Wetan Pati Minta Normalisasi Sungai

“Kemudian di tengah permainan, bola tertendang sampai melambung ke arah sisi utara embung."

"Korban terpeleset jatuh saat berusaha mengambil bola tersebut menggunakan bilah kayu."

"Karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam,” kata Kasi Humas Polres Pati, Iptu Sukarno kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (1/12/2021).

Kedalaman embung berkisar lima meter.

Melihat HS tenggelam, dua temannya meminta tolong warga sekitar.

Setelah itu dilakukan pencarian.

Selain itu warga juga melapor ke pemerintah desa setempat dan Polsek Wedarijaksa.

Proses pencarian antara lain dilakukan oleh Dalmas Polres Pati yang dipimpin AKP Daffid Paradhi.

Selain itu terlibat pula dalam proses pencarian, Kapolsek Wedarijaksa, Iptu Suntoro beserta anggotanya.

Ada pula anggota Tagana dan relawan lain.

HS ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada pukul 18.20.

Setelah diperiksa oleh petugas Puskesmas Trangkil, jasad HS diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga membuat surat pernyataan menerima kejadian tersebut dan tidak akan melayangkan tuntutan secara hukum pada pihak manapun,” tandas Iptu Sukarno. (*)

Baca juga: Masih Tertinggi di Solo Raya, UMK Karanganyar 2022 Diputuskan Rp 2.064.313

Baca juga: DPRD Kebumen Setujui RAPBD 2022, Nilainya Rp 2,7 Triliun, Ini Rencana Arah Kebijakan Bupati

Baca juga: Kebakaran Kapal Pupuk Pusri di Cilacap Diduga dari Ruang ABK, Basarnas Pastikan 26 ABK Selamat

Baca juga: Sarasehan Kerukunan Umat Beragam di Banyumas, Wakil Bupati: Kerukunan adalah Pondasi Warga Harmonis

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved