Breaking News:

Berita Jateng

Kirim Surat ke Menpora, BEM FIK Unnes Kritisi Tiga Kejadian di Dunia Olahraga dalam Setahun Terakhir

BEM FIK Unnes memberikan catatan kritis terhadap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Catatan tersebut merupakan evaluasi kegiatan olahraga.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/BEM FIK UNNES
Ketua BEM FIK Unnes Tulus Wahyu Widodo (kiri) menyerahkan surat aspirasi berisi tuntutan mahasiswa kepada menpora. Surat tersebut diterima staf Kemenpora. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (BEM FIK Unnes) memberikan catatan kritis terhadap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Ketua BEM FIK Unnes Tulus Wahyu Widodo menuturkan, catatan tersebut diperoleh dari hasil diskusi mahasiswa FIK Unnes.

Ada tiga catatan yang disampaikan kepada menpora untuk bahan evaluasi dan perbaikan demi kemajuan olahraga tanah air.

Terutama, setelah sejumlah gelaran olahraga diadakan, baik level nasional maupun internasional.

Beberapa sorotan para mahasiswa tersebut di antaranya, terkait sanksi yang diberikan Badan Anti-Doping Internasional (WADA).

Baca juga: Seleksi Mandiri Unnes, Berikut Program Studi Paling Banyak Diminati Tahun Ini

Baca juga: Mahasiswa Unnes Protes, Nurdin Halid Bakal Diberi Gelar Doctor Honoris Causa, Ini Jawaban Rektorat

Baca juga: Isu Pengaturan Skor Coreng Liga 2 Indonesia, Diduga Dilakukan Pelatih dan 5 Pemain Perserang Serang

Baca juga: Komdis PSSI Tangani Dugaan Pengaturan Skor di Perserang, Sanksi Seumur Hidup Ancam Pemain Terlibat

Indonesia dijatuhi hukuman lantaran dinilai tidak memenuhi standar yang ditentukan WADA.

"Melihat kondisi berkaitan sanksi atas ketidak patuhan terhadap TDP (Test Doping Plan) sehingga berdampak pada olahraga nasional, BEM FIK Unnes meminta Menpora segera menyelesaikan permasalahan tersebut untuk kemajuan olahraga nasional," kata Tulus, Senin (29/11/2021).

Seperti diketahui, akibat sanksi tersebut, tim bulutangkis di Thomas Cup tidak diizinkan mengibarkan bendera kebangsaan Merah Putih dalam prosesi penyerahan piala kejuaraan dunia bergengsi untuk atlet bulutangkis pria itu.

Selain itu, BEM FIK Unnes meminta kementerian membereskan masalah terkait pengaturan skor atau match fixing.

Tindakan tidak fair ini kembali muncul di dunia sepak bola Indonesia, akhir-akhir ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved