Berita Video
Video Asyik Layanan Gratis Bus Trans Banyumas Beroperasi 5 Desember 2021
Tidak lama lagi, masyarakat di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya dapat menikmati layanan bus buy the service (BTS) atau Trans Banyumas.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Abduh Imanulhaq
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Berikut ini Video Asyik Layanan Gratis Bus Trans Banyumas Beroperasi 5 Desember 2021.
Tidak lama lagi, masyarakat di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya dapat menikmati layanan bus buy the service (BTS) atau Trans Banyumas.
Rencananya, bus Trans Banyumas mulai beroperasi 5 Desember 2021.
Peluncuran dijadwalkan berlangsung di Alun-Alun Purwokerto oleh dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.
Sebelum resmi diluncurkan, calon sopir mendapatkan pelatihan dan uji kendaraan di GOR Satria Purwokerto, Jumat (26/11/2021).
"Ini masih dalam kegiatan sertifikasi program BTS untuk para sopir."
"Banyumas menjadi salah satu dari lima kota yang mendapat program BTS di tahun ini," ujar Kepala UPTD Pengelola Sarana dan Prasarana Dinhub Banyumas Taryono, Jumat.
Rencananya, akan ada tiga koridor yang dilayani Trans Banyumas.
Koridor satu dimulai dari Pasar Pon Purwokerto sampai Terminal Ajibarang.
Rute ini akan dilayani 13 bus dengan 2 bus cadangan.
Koridor dua dimulai dari Notog Patikraja sampai Terminal Baturraden dan dilayani 17 unit bus dan 2 bus cadangan.
Sementara, koridor tiga, dari Terminal Bulupitu sampai Terminal Kebondalem, dan akan berputar di sekitar area perkotaan dengan melewati pusat-pusat pendidikan.
"Total, ada 52 unit, 46 yang operasional dan enam unit sebagai cadangan."
"Berkaca dari program BTS di kota lain, pada 2020 di lima kota, yaitu di Denpasar, Yogya, Solo, Palembang, dan Medan, masih mengenakan tarif gratis."
"Nanti, sistemnya akan cashless dengan menggunakan aplikasi teman bus dan gratis," terangnya.
Banyumas menjadi satu di antara lima kabupaten/kota yang tahun ini menjalankan BST, selain Banjarmasin, Makasar, Bandung, dan Surabaya.
Purwokerto menjadi kota ke-10 yang mempunyai program BTS.
Ia mengatakan, program BTS hadir dalam memberikan perbaikan angkutan massal di Banyumas.
Apalagi, faktor ketertarikan naik angkutan, saat ini, turun karena pandemi.
"Sopir tidak dikejar-kejar cari penumpang karena sistemnya digaji."
"Mereka asal memberikan layanan maka akan dibayar per kilometer, tidak dihitung berapa penumpang," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)