Breaking News:

Berita Semarang

Begini Skenario RSUD Wongsonegoro Semarang saat Terjadi Ledakan Pasien Gelombang Tiga Covid

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wongsonegoro Semarang mempersiapkan skenario jika terjadi ledakan kasus Covid-19 gelombang tiga.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Direktur RSUD Wongsonegoro Semarang, Susi Herawati. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wongsonegoro Semarang mempersiapkan skenario jika terjadi ledakan kasus Covid-19 gelombang tiga.

Direktur RSUD Wongsonegoro Susi Herawati memaparkan, persiapan tersebut meliputi ketersediaan obat, sumber daya manusia (SDM), dan sarana prasarana.

Menurutnya, pihaknya jauh lebih siap dibanding adanya ledakan kasus gelombang dua beberapa waktu lalu.

Namun demikian, dia berharap, ledakan kasus tidak terjadi kembali.

Saat ini, beberapa ruang yang semula menjadi tempat isolasi memang sudah difungsikan kembali menjadi ruang rawat inap biasa.

Baca juga: Belasan Ruang ICU RSUD Wongsonegoro Semarang Disulap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Baca juga: Imran Teruskan Rekor Tak Terkalahkan Dampingi PSIS Semarang, Menang Tipis Lawan PSM Makassar

Baca juga: Mucikari Prostitusi Online di Kota Semarang Diciduk, Gaet PSK Lewat Lowongan Kerja di Facebook

Baca juga: Hendi Minta Warga Tunda Mudik saat Libur Nataru, Tak Mau Kasus Covid di Kota Semarang Melonjak Lagi

Jika terjadi lonjakan kasus, pihaknya telah mempunyai skenario mengubah bangsal rawat inap tersebut menjadi ruang isolasi.

Pasien umum akan dikelompokkan di tempat terpisah dengan kawasan isolasi.

"Misal ada lonjakakan, yang Gedung Nakula, langsung kami pakai. Ada 120 tempat tidur."

"Letaknya di belakang jadi terisolasi."

"Skenarionya tidak lagi gugup karena kami sudah berpengalaman kemarin," terang Susi, Selasa (23/11/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved