Breaking News:

Berita Solo

Hanya 5 Hari! Keris Kiai Kanjeng Naga Siluman Milik Diponegoro Dipamerkan di Museum Keris Solo

Museum Keris Solo memamerkan keris Kiai Kanjeng Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro, selama lima hari, 20-25 November 2021.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Muhammad Sholekan
Pengunjung melihat keris Kiai Kanjeng Naga Siluman milik Pangeran Dipongero yang dipamerkan di Museum Keris Solo, 20-25 November 2021. Keris ini sempat dinyatakan hilang selama 150 tahun sebelum kemudian dikembalikan Pemerintah Belanda ke Indonesia. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Museum Keris Solo memamerkan keris Kiai Kanjeng Naga Siluman milik Pangeran Diponegoro, selama lima hari, 20-25 November 2021.

Keris bersejarah berusia lebih dari 150 tahun itu dikembalikan Pemerintah Belanda kepada Pemerintah Indonesia pada Maret 2020 lalu.

Keris tersebut juga sempat dinyatakan hilang selama kurang 150 tahun.

Keris Kanjeng Kiai Naga Siluman terbuat dari besi hitam dan memiliki sebelas luk.

Gandik keris tersebut berbentuk kepala naga dan terdapat badan naga memanjang, mengikuti bilah.

Sementara, warangka keris berbentuk ladrang atau branggah.

Baca juga: Keris Pangeran Diponegoro yang Disita Belanda Dikembalikan ke Indonesia Setelah 2 Abad Berselang

Baca juga: Belanda Kembalikan Keris Nogo Siluman, Ki Roni Sadewo: Pangeran Diponegoro Tak Pernah Menyebut Itu

Baca juga: Perampok Gudang Rokok di Solo Tertangkap, Mantan Satpam yang Dipecat 2 Bulan Lalu

Baca juga: Aksi Bela Ulama Solo Raya Tuntut Pembubaran Densus 88 Antiteror, Ini Alasannya

Konon, keris itu selalu dibawa Pangeran Diponegoro ketika berperang melawan Belanda, pada 1825-1830, dalam peristiwa sejarah yang disebut Perang Jawa.

Dalam catatan sejarah, keris tersebut dibawa ke Belanda oleh Kolonel Jan-Baptist Cleerens yang tak lain adalah komandan pasukan Belanda dalam perang Jawa, setelah perang tersebut berakhir.

Keris ini kemudian dihadiahkan kepada Raja Wilem I sebagai tanda kemenangan Belanda atas Pangeran Diponegoro.

Pamong Budaya Ahli Muda Museum Nasional Mananti Amperawan Marpaung menyampaikan, keris itu baru saja dikembalikan ke pemerintah Indonesia, setelah hampir dua abad digenggam pemerintah Belanda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved