Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Empat Orang Meninggal Dunia Tertimpa Longsor, Kejadian Jumat Malam di Pagentan Banjarnegara

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menimbulkan gerakan tanah hingga menimpa rumah Budiman, warga Rt 01 Rw 01 Desa Pagentan Banjarnegara.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI WARGA PAGENTAN BANJARNEGARA
Proses evakuasi korban longsor di kediaman Budiman, warga Rt 01 Rw 01 Desa Pagentan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Jumat (19/11/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Longsor di Kabupaten Banjarnegara kembali memakan korban jiwa.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menimbulkan gerakan tanah hingga menimpa rumah Budiman, warga Rt 01 Rw 01 Desa Pagentan, Kecamatan Pagentan, pada Jumat (19/11/2021) malam. 

Nahas, rumah itu dihuni keluarga yang ikut tertimbun di dalamnya.

Empat orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: Pakaian Ganjar Basah Kuyup, Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana di Banjarnegara

Baca juga: Ganjar Sebut Banjarnegara Jadi Perhatian Nasional Saat Musim Penghujan, Karena Kondisi Ini

Baca juga: Cegah Gelombang 3 Ledakan Covid, Dokter RSI Banjarnegara Minta Warga Tak Lengah Jaga 3M

Baca juga: Lurah Parakancanggah Banjarnegara Bikin Gerakan PSN Massal, Cegah Chikungunya Tanpa Fogging

Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Kecamatan Pagentan, Wanidi mengatakan, proses evakuasi telah dilakukan untuk mencari warga yang tertimbun. 

Empat korban berhasil dievakuasi.

Namun nahas nyawa mereka tak terselamatkan. 

"Korban jiwa ada 4 orang," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (20/11/2021).

Adapun seorang korban lainnya selamat dan hanya mengalami luka.

Warga dan relawan bahu membahu menangani dampak bencana ini. 

Ini adalah kejadian kedua dimana longsor memakan korban jiwa di musim penghujan ini.

Sebelumnya, di Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan, seorang bocah tewas tertimbun longsor seusai rumah yang dihuni tertimpa longsor. (*)

Baca juga: Telur Asin Masir Khas Tegal Masih Jadi Primadona, Fajar Sebut Tiap Pekan Bisa Jual 3.000 Butir

Baca juga: Dampak Kebakaran Kapal Perikanan di Pelabuhan Tegal, Sedikitnya 390 Nelayan Nganggur

Baca juga: Polri Bersiap Berantas Praktik Mafia Bola Liga 1, GM PSIS Semarang: Semuanya Demi Kebaikan Bersama

Baca juga: PSIS Semarang Gagal Menang Lawan Persikabo, Junianto: Saya Sempat Merenung 10 Menit

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved