Breaking News:

Berita Kebumen

Bertemu Bupati, Buruh Kebumen Usulkan Kenaikan UMK 3,6 Persen untuk 2022

Buruh di Kebumen meminta bupati menaikkan upah minimum kabupaten (UMK) 2022 3,6 persen.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/DOK HUMAS PEMKAB KEBUMEN
Perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan perwakilan mahasiswa dari Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengikuti audiensi dengan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih di ruang transit pendopo, Jumat (19/11/2021). 

Sebab, ia juga menghendaki kesejahteraan masyarakat Kebumen bisa terus meningkat.

Baca juga: Jangan Lewatkan! Malam Ini Terjadi Gerhana Bulan Terlama Sepanjang Abad 21

Baca juga: Pemerintah Tetapkan Level 3 PPKM di Seluruh Indonesia saat Libur Nataru, Ini Kata Epidemiolog

Baca juga: Talud Ambrol Timpa Mobil Boks di Jambu Semarang, Sebelumnya Hujan Deras Turun Sekitar 2 Jam

Baca juga: Bupati Cilacap Larang Warga Gelar Pesta selama Libur Natal dan Tahun Baru

Menurutnya, untuk menaikkan UMK perlu komunikasi semua pihak, termasuk dengan para pengusaha.

Ia berharap, ada titik temu dari semua pihak sehingga menghasilkan solusi untuk kebaikan dan kesejahteraan buruh.

Pihaknya ingin para buruh mendapat kesejahteraan tambahan.
Bukan hanya gaji tapi jaminan kesehatan dan hari tua mereka juga bisa terjamin.

"Jadi, hak-hak mereka juga harus bisa dipenuhi. Ini yang perlu dikomunikasikan dengan para pelaku usaha sehingga aturan yang kita buat tidak merugikan semua pihak," jelasnya.

Di sisi lain, bupati memutuskan untuk menunda kenaikan cukai pada 2022 ini karena masih dalam masa pandemi.

Bupati berharap, di tengah pandemi ini, para pekerja tembakau di Kebumen masih bisa bertahan, tidak ada satupun yang terkena PHK. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved