Breaking News:

Berita Pendidikan

Milenial Gunakan Frasa atau Bahasa Gaul di Medsos, Dosen UPGRIS: Boleh Asal Tidak di Forum Formal

Istilah atau frasa asing banyak dijumpai pada bahasa yang digunakan di media sosial, khususnya di kalangan anak muda.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Asropah. 

"Bahasa yang digunakan kebanyakan bahasa gaul, ada diksi-diksi baru yang mungkin itu di luar dugaan kami. Kreatif juga para milenial," kata Asropah, Minggu (14/11/2021).

Diksi baru yang kerap digunakan kalangan milenial, kata dia, dinilai tidak akan merusak tatanan bahasa.

Justru, hal ini bisa memperkaya khazanah bahasa.

Hanya saja, dia mengingatkan, penggunaan bahasa juga dipengaruhi situasi atau penempatannya.

Jangan sampai, bahasa gaul yang biasa digunakan di medsos juga digunakan dalam bahasa formal, di skripsi misalnya.

"Kosakata baru merupakan satu kreatifitas. Tapi, harus tahu empan papan atau digunakan di mana lalu dalam situasi apa."

"Bolehlah digunakan saat bergaul dengan teman kuliah tapi tidak bisa digunakan saat masuk kuliah dan seminar, tentunya harus pakai bahasa baku."

"Gunakan bahasa yang baik dan benar, baik sesuai situasi, benar sesuai EBI (ejaan Bahasa Indonesia)," jelasnya.

Inti berbahasa, kata dia, yakni dapat dimengerti berdasarkan kesepakatan.

Jangan sampai, kreativitas berbahasa yang tidak dapat dipahami bisa menjadi konflik kedua belah pihak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved