Breaking News:

Berita Solo

Kuasa Hukum UNS Ajukan Penangguhan Penahanan 2 Tersangka Kasus Diklatsar Menwa, Ini Jawaban Polisi

Dua tersangka kasus tewasnya Gilang Endi Saputra, mahasiswa UNS Solo saat mengikuti Diklatsar Menwa, mengajukan penangguhan penahanan.

Editor: rika irawati
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Kolase foto Gilang dan prosesi pemakaman di rumah duka Dusun Keti, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Senin (25/10/2021). Gilang meninggal saat mengikuti diklat Menwa UNS Solo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Dua tersangka kasus tewasnya Gilang Endi Saputra, mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, saat mengikuti Diklatsar Menwa, mengajukan penangguhan penahanan.

Upaya penangguhan penahanan itu diajukan tim kuasa hukum UNS.

Dikutip dari Tribunsolo.com, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, surat permohonan penangguhan penahanan telah diterima tim penyidik Satreskrim Polresta Solo.

"Ada pemohon dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum UNS. Dalam permohonan itu, meminta untuk tidak melakukan penahanan pada dua tersangka," ungkap Ade Safri, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Dua Panitia Diklatsar Menwa UNS Jadi Tersangka Kematian Gilang, Polisi: Diduga Melakukan Kekerasan

Baca juga: UNS Tugaskan Tim Penasihat Hukum Dampingi Mahasiswa yang Diperiksa Polisi Terkait Diklat Maut Menwa

Baca juga: Temuan BEM UNS, Kekerasan saat Diklatsar Menwa Juga Memakan Korban di Angkatan 2008 dan 2019

Baca juga: UNS Solo Evaluasi Keberadaan Menwa: Sementara Dilarang Melakukan Aktivitas Apapun

Dua tersangka tersebut berinisial NFM (22), warga Pati, dan FPJ (22), warga Wonogiri.

Keduanya ditahan sejak Jumat (5/11/2021), pekan lalu.

"Dalam surat permohonan itu, FPJ penjaminya kakak iparnya, sedang NFM penjamin kakak kandungnya," katanya.

Pengajuan penahanan oleh kuasa hukum dan Lembaga Konsultasi dan Batuan Hukum Fakultas Hukum UNS.

Mereka juga melampirkan surat penyataan diri untuk mengikuti aturan bila disetujui oleh Pihak Kepolisian Polresta Solo.

"Kemudian, disertai surat pernyataan tersangka yang menyatakan mereka tidak akan melarikan diri, tidak akan melakukan tindakan pidana, tidak menyembunyikan barang bukti dan akan melakukan wajib lapor," ujarnya.

Sementara itu, Ade mengatakan, surat permohonan ini belum disetujui oleh pihak Penyidik Polresta Solo.

"Saat ini, permohonan ini belum dikabulkan. Kami mempertimbangkan, masih dalam proses penyidikan yang on progress, karena adanya keterlibatan tersangka lain dalam kasus ini," ujarnya.

Saat ini, kedua tersangka telah dipindahkan ke tahanan Mapolsek yang berbeda yakni Mapolsek Banjarsari dan Laweyan. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul UNS Lindungi 2 Mahasiswa Tersangka Tewasnya Gilang di Diklat Menwa : Ajukan Penangguhan Penahanan.

Baca juga: Vaksinasi Covid di Polres Purbalingga Sasar Santri, Giliran 180 Warga Ponpes An Nahl yang Divaksin

Baca juga: Ada Ikan Hias di Bak Penampungan Air Rumah Warga Bawang Banjarnegara, Pemberian RSI untuk Cegah DBD

Baca juga: Waspadai La Nina, BPBD Jateng Ingatkan 12 Kabupaten/Kota yang Masuk Risiko Tinggi Bencan

Baca juga: Motor Tabrak bagian Belakang Truk Boks di Jalan Pantura Kendal, 1 Orang Tewas dan 1 Terluka

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved