Breaking News:

Berita Kudus

Terciduk di Tempat Karaoke saat Tugas, Seorang Polisi Anggota Polres Kudus Terancam Sanksi Disiplin

Polres Kudus memberikan hukuman disiplin kepada satu anggotanya yang menyalahgunakan surat perintah tugas (Sprint).

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
ILUSTRASI. Petugas gabungan di Kudus menyegel tempat karaoke di Jalan Lingkar Luar, Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Polres Kudus memberikan hukuman disiplin kepada satu anggotanya yang menyalahgunakan surat perintah tugas (Sprint).

Oknum anggota itu terciduk di salah satu tempat hiburan malam yang terjadi sekitar satu bulan lalu.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, sanksi tegas terkait pelanggaran disiplin harus diberikan.

Terlebih, menurutnya, Kapolda dan Kapolri memerintahkan tidak boleh ada anggota yang berada di tempat hiburan di luar tugas.

"Kecuali, yang bersangkutan memang ada sprint. Misalnya, untuk bertemu informan atau sedang tugas memantau, pengintaian, dan sejenisnya," jelasnya, saat ditemui di sela upacara Hari Pahlawan, di Pendopo Bupati Kudus, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: 17 Tempat Karaoke di Kudus Disegel, Bupati Minta Aliran Listrik Ikut Diputus

Baca juga: Banpol Rp 2.500 Per Suara Dianggap Kurang, Parpol di DPRD Kudus Sepakat Minta Naik 200 Persen

Baca juga: Lagi! 4500 Vial Vaksin Astrazeneca di Kudus Terancam Kedaluwarsa November Ini

Baca juga: Bupati Kudus Pecat 4 Pegawai Museum Kretek, Tepergok Tak Kerja saat Dikunjungi Bupati

"Yang bersangkutan kami jumpai di tempat hiburan malam saat kami melakukan sidak ke tempat hiburan malam itu," jelasnya.

Aditya pun berjanji menindak sesuai mekanisme yang berlaku. Saat ini, Aditya mengatakan, proses penanganan kasus tersebut masih berjalan.

"Sebenarnya, yang bersangkutan ada Sprint. Namun, itu sedikit menyalahgunakan sprint yang dibawa," katanya.

Untuk sanksi terhadap anggota tersebut, Kapolres menambahkan, bentuknya bisa bermacam-macam, tergantung tingkat kesalahan.

"Bisa jadi sebatas teguran, baik yang bersifat ringan hingga keras. Bisa didemosi, hingga penurunan pangkat. Tergantung pada tingkat kesalahannya," ucapnya.

Sementara, Aditya mengatakan, polisi juga bakal terlibat dalam pengawasan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kudus Nomor 10 Tahun 2015 tentang Usaha Hiburan, Diskotek, Kelab Malam, Pub, dan Penataan Hiburan Karaoke.

"Ada anggota yang memang akan memantau. Ini kan memang sesuai perdanya (tempat karaoke) tidak boleh (beroperasi di Kudus)," ucapnya.

Pihaknya menjelaskan, akan melakukan penindakan ‎kepada pelaku yang nekat beroperasi.

"Jika ada yang nekat membuka segel yang telah digembokan, tentu kami tindak," katanya. (Raka F Pujangga)

Baca juga: Korban Tanah Longsor dan Kebakaran di Banyumas Terima Bantuan dari Pemkab, Ada Seng dan Semen

Baca juga: Bupati Purbalingga Ajak Warga Memajukan Bangsa sebagai Bentuk Penghormatan kepada Pahlawan

Baca juga: Unik! Politeknik Banjarnegara Namai Blok Kebun Sayur dengan Pahlawan dan Tokoh RI, Ini Maksudnya

Baca juga: Pakai Seragam Telkom agar Tak Dicurigai, Komplotan Pencuri di Tegal Gasak Kabel Senilai Rp 25 Juta

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved