Breaking News:

Berita Purbalingga

Ditinggal ke Rumah Orangtua, Rumah Nur Mustofa di Karangreja Purbalingga Dilalap Jago Merah

Rumah Muhammad Nur Mustofa (62) di Desa Karangreja RT 19 RW 10, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga rusak dilalap si jago merah.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Humas Polres Purbalingga
Polisi dan warga mendatangi rumah Muhammad Nur Mustofa yang terbakar di Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Minggu (7/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Rumah Muhammad Nur Mustofa (62) di Desa Karangreja RT 19 RW 10, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga rusak dilalap si jago merah, Minggu (7/11/2021).

Kebakaran tersebut diduga dipicu penghuni rumah yang lupa mematikan kompor seusai memasak.

Kapolsek Kutasari Iptu Tedy Subiyarsono mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 WIB.

"Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Namun, rumah korban mengalami kerusakan akibat terbakar," jelas kapolsek.

Baca juga: Tiga Rumah Warga Bokol Purbalingga Rusak Tertimpa Pohon, Berawal Hujan Deras Disertai Angin

Baca juga: Bupati Tiwi Minta Adanya Integrated Tourism, Dongkrat Animo Bandara JB Soedirman Purbalingga

Baca juga: Pengakuan Tiga Warga Mrebet Purbalingga: Sudah Setahun Ini Jualan Pil Hexymer, Sepaket Rp 25 Ribu

Baca juga: 15 Pejabat Pemkab Purbalingga Dirotasi, Berikut Data Nama dan Posisi Jabatan Saat Ini

Tedy menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api diduga melalap rumah setelah istri Nur Mustofa, Nur Ayati (55), memasak.

Saat memasak itu, Ayati kedatangan Teguh, keponakannya.

Teguh mengabarkan ada acara makan bersama di rumah orang tuanya di Desa Limbangan, Kecamatan Kutasari.

"Nur Ayati kemudian membonceng Teguh menuju rumah orang tuanya tanpa mematikan api di kompor, hingga menimbulkan kebakaran," jelasnya.

Warga setempat yang mengetahui kebakaran berusaha mematikan api menggunakan alat seadanya.

Api akhirnya berhasil padam namun sejumlah bangunan di rumah tersebut sudah rusak.

Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Terkait kejadian ini, Tedy mengimbau masyarakat memastikan api di tungku atau kompor benar-benar mati sebelum meninggalkan rumah agar kejadian serupa tidak terulang. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Dibahas Dosen ISI Solo dan Yogyakarta, Gaya Mbeling Ki Enthus Dinilai Bangun Kebaruan Perdalangan

Baca juga: Akun Twitter Satlantas Polresta Banyumas Diretas, Polda Jateng Turun Tangan Buru Pelaku

Baca juga: IDI Kudus Minta Warga Tak Takut Divaksin Astrazeneca, Syaifuddin: Semua Vaksin Bisa Timbulkan KIPI

Baca juga: Pemkab Tegal Tegur Kontraktor Proyek Jalan Kendayakan-Warureja, Pekerjaan Terlambat 29 Persen

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved