Breaking News:

Berita Banyumas

Mendoan Banyumas Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Ini Sejarah dan Maknanya

Tempe mendoan khas Banyumas masuk daftar warisan budaya tak benda (WBTb) Indonesia.

Editor: rika irawati
TribunBanyumas.com/Permata Putra Sejati
Mendoan di Sunday Morning GOR Satria Purwokerto 

Lambang Semangat Masyarakat Banyumas

Nama mendoan dan keripik sebagai makanan serumpun diibaratkan sebagai lambang semangat gerakan sosial masyarakat di Banyumas.

Orang Banyumas diibaratkan mampu menyesuaikan diri atau fleksibel layaknya mendoan.

Baca juga: Lagi, Indonesia Terima 819.600 Dosis Vaksin Moderna

Baca juga: PWNU Jatim Keluarkan Fatwa Haram Kripto, Termasuk Bitcoin. Begini Sejarah Mata Uang Virtual Itu

Baca juga: Selamat! Pemural Asal Cilacap Juara 3 Bhayangkara Mural Festival di Mabes Polri

Baca juga: Stok Vaksin untuk Dosis Dua Habis, Sekda Kendal: Tak Pengaruhi Jadwal Vaksinasi Dosis Pertama

Namun, dapat menjadi kaku seperti keripik apabila dalam keadaan mendesak.

Hal tersebut digambarkan seperti orang Banyumas zaman dulu yang menjadi tokoh dalam bidang diplomasi dan kemiliteran.

Jenderal Soedirman, Soesilo Soedarman, dan Soepardjo Roestam, misalnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sejarah Tempe Mendoan Banyumas yang Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved