Berita Jawa Tengah

Lagi Viral di Pati, Bocah SD Kelas V Tendang Punggung Neneknya, Bakal Ada Mediasi Bersama Orangtua

Dalam video, tampak seorang anak laki-laki berpakaian oranye menendang punggung si nenek dan mengumpat dengan makian berbahasa Jawa.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
PEMKAB PATI
Petugas Dinsos Kabupaten Pati sedang berkomunikasi dengan keluarga dari anak yang videonya saat menendang neneknya viral, Sabtu (30/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Video seorang anak menganiaya neneknya, viral di media sosial (medsos).

Saat berita ini ditulis, video tersebut telah disaksikan 914 ribu kali di akun TikTok @blokbojonegoro.

Dalam video tersebut, tampak seorang anak laki-laki berpakaian oranye menendang punggung si nenek dan mengumpat dengan makian berbahasa Jawa.

Baca juga: Enam Kades PAW Kabupaten Pati Dilantik, Pesan Bupati Haryanto: Jangan Nodai Kepercayaan Masyarakat

Baca juga: Haryanto Lepas Persipa Pati ke Pekalongan, Laga Perdana Liga 3 Hadapi Tuan Rumah

Baca juga: Di Luar Dugaan, Ratusan Patifosi Konvoi Melepas Keberangkatan Tim Persipa Pati ke Pekalongan

Baca juga: Dicabuti Mantan Kades, Tiang PJU di Guwo Pati Bakal Dipasang Warga. Tunggu Hasil Lelang Desa

Narasi video tersebut menyebutkan bahwa si anak dan neneknya itu merupakan warga Desa Blaru, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.

Berdasarkan penelusuran Tribunbanyumas.com, memang benar bahwa anak berinisial H tersebut tinggal di Desa Blaru.

Sabtu (30/10/2021), pihak Dinsos Kabupaten Pati telah mendatangi lokasi kejadian dan menghimpun keterangan dari sejumlah pihak.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos Kabupaten Pati, Etik Tri Hartanti mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak keluarga, pemerintah desa, Polsek, serta Koramil terkait permasalahan ini.

"Kami sudah ke lokasi, ketemu keluarga sama si anak sendiri."

"Ternyata si anak dari keluarga broken home."

"Orangtuanya sudah cerai."

"Dia cuma tinggal berdua bersama neneknya."

"Kurang kasih sayang orangtua, makanya si anak jadi seperti itu," ujar Etik kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (30/10/2021).

Dia menambahkan, selain dari kekurangan kasih sayang orangtua, H juga menjadi korban perundungan ( bullying) oleh teman-temannya di sekolah.

H diketahui masih duduk di bangku kelas 5 SD.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved