Breaking News:

Penanganan Corona

Charlie Hospital Kendal Tak Lagi Layani Tes PCR, Disebut Dampak Penyesuaian Biaya Kemenkes

RSI Kendal sudah mulai memberlakukan penurunan tarif pelayanan PCR Rp 275 ribu dengan mengacu pada regulasi terbaru.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Petugas kesehatan RSI Kendal mengecek laboratorium pengujian sampel swab PCR, Jumat (29/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal mulai memberlakukan penyetaraan harga tes PCR Rp 275 ribu pada, Jumat (29/10/2021).

Kebijakan tersebut diambil dengan mengacu pada regulasi baru Surat Edaran (SE) Kemenkes, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK 02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Baca juga: Chacha Frederica: Kasus Stunting di Kendal Bukan Sekadar Masalah Ekonomi

Baca juga: Pekan Ini Kejar Lima Persen, Upaya Kebut Target Vaksinasi Lansia, Begini Instruksi Bupati Kendal

Baca juga: Rotasi Pejabat Pemkab Kendal - Ferinando Rad Bonay Bergeser Jadi Kepala Disdag, Awalnya di Dinkes

Baca juga: Kondisi MPP Kendal Sepi, Layanan Belum Optimal - Bupati Dico: Karena Banyak Faktor

Wakil Direktur Pelayanan RSI Kendal, Alexander Bramukhaer mengatakan, RSI Kendal mulai memberlakukan penurunan tarif pelayanan PCR Rp 275 ribu dengan mengacu pada regulasi terbaru.

Sebelumnya, tarif PCR di RSI Kendal di angka Rp 485 ribu per orang. 

Pihaknya berharap, ketentuan baru ini bisa dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat yang membutuhkan.

Baik untuk kebutuhan kesehatan, maupun persyaratan perjalanan penerbangan.

"Adanya regulasi yang baru, kami konsultasikan langsung dengan unit dan distributor terkait penurunan ini."

"Terkait bahan medis habis pakai (BMHP) dan VTM juga kami perhitungkan dengan SK Direktur," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (29/10/2021).

Dalam sehari, lanjut Alexander, RSI bisa melayani pemeriksaan PCR maksimal 2 kali running uji laboratorium.

Setiap sesinya maksimal bisa menguji 99 sampel dan hasilnya bisa diketahui dalam waktu 1x24 jam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved