Tips Sehat

Cara Mudah Sembuhkan Kepedasan, Minum Susu! Bisa Juga Digunakan saat Kena Gas Air Mata

Suka makanan pedas dan bingung cara mengatasi sensasi terbakar serta panas yang dihasilkan?

Editor: rika irawati
KOMPAS.COM/SHUTTERSTOCK/BEATS1
Ilustrasi susu sapi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM – Suka makanan pedas dan bingung cara mengatasi sensasi terbakar serta panas yang dihasilkan?

Tak perlu bingung lagi. Ternyata, bukan banyak minum air putih yang bisa mengatasi.

Hasil studi mengungkapkan, justru susu yang bisa membantu mempercepat penyembuhan sensasi mulut dan lidah yang terbakar.

Semua rasa panas dan terbakar itu ternyata diakibatkan oleh satu kandungan saja, yaitu capsaicin, zat iritan kimia yang ditemukan di semua varietas cabai.

Rasa terbakar yang diakibatkan capsaicin itu memang sulit dihilangkan meski sudah meminum banyak air.

Hal ini rupanya disebabkan capsaicin tidak larut dalam air. Jadi, air hanya akan membantu mendinginkan, tak dapat menghilangkan rasa pedas.

Namun, sebelum membahas lebih lanjut soal susu dan efektivitas meringankan rasa panas akibat capsaicin, kita harus memahami bahwa tingkat kepedasan cabai dapat diukur dengan skala Scoville.

Baca juga: Baru Sembuh dari Covid? Ini Saran Makanan Sehat untuk Mempercepat Pembangunan Imun di Masa Pemulihan

Baca juga: Banyak Diburu saat Pandemi Covid, Ini Manfaat dan Bahaya Konsumsi Vitamin D

Baca juga: ASI Bisa Mencegah Stunting, Ini Tanaman yang Bisa Memperlancar Air Susu Ibu

Baca juga: Berikut Manfaat Buah dan Sayur Berdasarkan Warna: Perlu Rotasi untuk Penuhi Nutrisi Tubuh

Tingkat kepedasan ini dinilai berdasarkan peringkat dalam Scoville Heat Units atau SHU.

Semakin tinggi kepedasan di SHU, semakin banyak capsaicin yang dikandungnya dan semakin pedas rasanya.

Sebuah studi pada 2019 membandingkan bagaimana jika tujuh minuman, yaitu susu skim, susu murni, air seltzer, ceri Kool-Aid, bir non-alkohol, soda, dan air, diminum setelah memakan makanan pedas.

Hasilnya, ditemukan bahwa hanya susu skim, susu murni, dan ceri Kool-Aid yang berhasil melawan rasa panas dari suatu makanan.

"Membilas mulut dengan apa pun lebih baik daripada tidak melakukannya sama sekali. Namun, hanya susu dan Kool-aid yang kemampuannya melampaui air biasa," ujar spesialis pengobatan keluarga Mark Rood, MD.

Susu memang mengandung protein yang disebut kasein, yang dapat memecah capsaicin.

Jika diumpamakan, susu sama seperti sabun cuci piring yang dapat memecah lemak.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved