Selasa, 9 Juni 2026

Berita Grobogan

Avanza Ditabrak Kereta Barang di Medani Grobogan, Sopir dan Dua Penumpang Tewas di Lokasi

Sopir dan dua penumpang mobil Toyota Avanza bernomor polisi AE 1903 VS tewas dalam kecelakaan di Desa Medani, Grobogan, Rabu (27/10/2021).

Tayang:
Editor: rika irawati
KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHO
Mobil Toyota Avanza bernopol AE 1903 VS ringsek setelah tertabrak kereta barang di perlintasan KA sebidang tanpa palang pintu di Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, GROBOGAN - Sopir dan dua penumpang mobil Toyota Avanza bernomor polisi AE 1903 VS tewas dalam kecelakaan di Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Rabu (27/10/2021) sekitar pukul 10.23 WIB.

Minibus warna putih itu ditabrak kereta barang di perlintasan kereta sebidang tanpa palang pintu.

Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro menyampaikan, Avanza terpental sekitar 40 meter setelah tertabrak KA pengangkut peti kemas.

Krisbiyantoro mengatakan, kecelakaan tepatnya terjadi di petak jalan Tegowanu-Gubug KM 25 +0/1.

"Tiga orang, sopir dan penumpang, meninggal dunia dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gubug," kata Krisbiyantoro, dikutip dari Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Mayat Wanita Terbungkus Plastik Ditemukan di Hutan Geyer Grobogan, Kondisi Membusuk dan Banyak Luka

Baca juga: BRT Trans Jateng Rute Semarang-Godong Grobogan via Demak Resmi Mengaspal, Tiket Rp 2000 untuk Buruh

Baca juga: Ada di Grobogan, Sistem Pembayaran Pajak Kendaraan Tak Biasa, Bisa Dicicil Tiga Kali

Baca juga: Grobogan Kini Jadi Wilayah Perhatian Serius Gubernur Ganjar, Kaitannya Capaian Vaksinasi

Menurut Krisbiyantoro, sebelum kecelakaan terjadi, Avanza yang melaju dari arah selatan berupaya menyeberangi rel perlintasan KA.

Namun, di saat bersamaan, melintas KA Plb 2526A (Kalimas) dari arah Jakarta menuju Surabaya.

"Di perlintasan tidak terjaga dan masinis sudah membunyikan suling Lokomotif atau semboyan 35 hingga berulang kali tetapi pengendara mobil tersebut tidak mengindahkan dan tetap menyeberang rel, akibatnya, tertemper KA Barang," ungkap Krisbiyantoro.

Terkait kejadian itu, PT KAI berharap kepada Pemerintah Kabupaten yang wilayahnya masih terdapat perlintasan sebidang dengan jalur kereta yang tidak terjaga, untuk segera menutup perlintasan tersebut atau mengelola dengan penjagaan yang tertib.

"Kejadian sudah ditangani Polsek Tegowanu. Keselamatan pengguna jalan dan keselamatan perjalanan KA harus diutamakan," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kereta Peti Kemas Tabrak Avanza di Grobogan, 3 Orang Tewas".

Baca juga: Menko PMK Minta Warga Tak Mudik saat Libur Nataru, Cegah Munculnya Gelombang Tiga Ledakan Covid

Baca juga: Kades Ngadimulyo Wonosobo Ditahan, Dana Proyek Senderan Jalan Rp 200 Juta Digunakan Bayar Utang

Baca juga: Gempa Tak Lagi Terasa, BPBD Kabupaten Semarang Belum Bongkar Tenda Darurat di RSUD Ambarawa

Baca juga: Dana BTT Boleh untuk Atasi Kemiskinan Esktrem, Pemkab Banyumas Pastikan Tak Berikan Bantuan Tunai

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved