Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Cerita Turno Sukses Pasarkan Kopi Kaliasa Banjarnegara - Lewat Online Bisa Jangkau Lebih Luas

Banyak pemuda desa yang mulai menggeluti bisnis kopi, baik sebagai petani, penjual hingga barista di kafe-kafe yang menjamur di daerah. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Turno memamerkan produk Kopi Kailasa produksi Koperasi Sikopel Mitreka Satata Kabupaten Banjarnegara, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Awal-awal pandemi Covid-19 menjadi ujian berat bagi para pelaku UMKM, tak kecuali mereka yang tergabung dalam Koperasi  Sikopel Mitreka Satata Desa Babadan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara

Turno, Ketua Koperasi Sikopel Mitreka Satata merasakan betul kesulitan itu.

Permintaan kopi arabika sempat turun drastis karena banyak kafe langganannya tutup. 

Baca juga: IDI Banjarnegara Sarankan Pemerintah Siapkan Pos Infeksi, Antisipasi Gelombang Tiga Covid-19

Baca juga: Delapan Orang Terluka Tertimpa Longsor Susulan di Desa Biting Banjarnegara, Mereka Lagi Kerja Bakti

Baca juga: Karena Kondisi Ini, Wiwi Sebut Ratusan Rumah Terancam Longsor di Desa Mlaya Banjarnegara

Baca juga: Haris Ditemukan Dua Kilometer dari Lokasi Awal Berenang, Insiden Maut Sungai Bermali Banjarnegara

Jika pun buka, mereka mengurangi pesanan ke koperasi karena kafe sepi pembeli. 

Koperasinya yang biasa menjual biji kopi mentah (green bean) arabika menurun produksinya. 

"Dua bulan pandemi terasa banget pengaruhnya."

"Karena pelanggan kami saat itu banyak pemilik kafe," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (25/10/2021). 

Tapi kondisi itu tak membuat ia dan anggota koperasi lain patah arang.

Ia yakin peminat kopi di masyarakat masih besar.

Pihaknya harus berinovasi sehingga produk kopi petani di lereng pegunungan Dieng ini tetap terserap pasar.  

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved