Prakiraan Cuaca

Musim Hujan Tiba, BMKG Imbau Masyarakat Tegal Raya Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tegal menyatakan, wilayah Tegal Raya sudah memasuki musim penghujan.

TRIBUNBANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Prakirawan BMKG Tegal Sri Nurlatifah, memantau kondisi cuaca di wilayah Tegal Raya dari citra satelit, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tegal menyatakan, wilayah Tegal Raya sudah memasuki musim penghujan.

Terkait hal ini, masyarakat diimbau waspada akan potensi terjadinya hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Prakirawan BMKG Tegal Sri Nurlatifah mengatakan, musim penghujan di wilayah Brebes, Tegal, dan Slawi, sudah berlangsung sejak awal Oktober 2021.

Khusus di Kota Tegal, musim penghujan berlangsung mulai pekan ketiga Oktober.

"Termasuk Tegal Kota, beberapa hari terakhir ini sudah terjadi hujan, baik siang maupun malam hari," kata Sri, Jumat (22/10/2021).

Baca juga: Waspada! Pulau Jawa Masuk Wilayah Terdampak La Nina, BMKG: Diperkirakan Hingga Februari 2022

Baca juga: BMKG Luncurkan Alat Peringatan Dini Tsunami Sirita di Cilacap, Info Dampak Gempa Dikirim via Ponsel

Baca juga: BMKG Prediksi Terjadi Gempa Megathrust Lebih dari 8 SR di Cilacap, Ini Antisipasi yang Disarankan

Sri mengatakan, curah hujan yang terjadi dalam pantauan BMKG, masih dalam intensitas sedang.

Seperti hujan yang terjadi seharian pada Senin 18 Oktober 2021.

Berdasarkan catatan BMKG Tegal, intensitas hujan yang tercatat, yaitu 27,7 milimeter per hari.

Meski demikian, Sri mengimbau masyarakat tetap waspada akan potensi terjadinya hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Karena hujan dengan intensitas lebat berpotensi membuat jalan menjadi licin bagi pengendara roda dua.

Termasuk berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan baliho roboh.

"Untuk sekarang, yang perlu diwaspadai, terjadinya hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir dan angin kencang. Apalagi, ini masih awal-awal musim penghujan," jelasnya.

Sri mengatakan, masyarakat di wilayah Tegal bagian selatan atau pegunungan, juga harus lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat.

Termasuk, masyarakat di wilayah pesisir.

Baca juga: Anak di Bawah 12 Tahun Sudah Boleh Naik Kereta Api, Berlaku Mulai 22 Oktober 2021

Baca juga: Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Bupati Banyumas Ajak Santri Terus Berkarya untuk Indonesia

Baca juga: Urus SIM Bisa Sekalian Vaksin Covid, Tersedia Gerai Vaksinasi Presisi di Polres Karanganyar

Baca juga: Semua ASN di Kota Tegal Wajib Pakai Baju Muslim, Wali Kota Dedy Yon: Hormati Hari Santri

Sementara, untuk kecepatan angin, BMKG Tegal mencatat masih dalam kecepatan normal.

Kecepatan angin masih kisaran 5 sampai 20 kilometer per jam.

"Untuk potensi, jelas wilayah pegunungan lebih sering terjadi hujan. Tetapi, pada musim hujan seperti ini, tidak menutup kemungkinan untuk wilayah Tegal Kota juga terjadi hujan dengan intensitas lebat," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved