Breaking News:

Berita Wonogiri

Kesal Setoran Rp 2 Miliar Menguap, Member Arisan di Wonogiri Kirim Karangan Bunga ke Pengelola

Kasus lelang arisan online bodong kembali memakan korban. Kali ini, terjadi di Wonogiri.

Editor: rika irawati
TribunSolo.com/Istimewa
Karangan bunga dari member arisan online untuk pengelola arisan di Wonogiri yang diduga merugikan miliaran rupiah, Jumat (22/10/2021). 

Hingga Jumat siang, TribunSolo.com belum berhasil mendapat konfirmasi dari MF.

Kasus lelang arisan bermasalah tak hanya terjadi di Wonogiri. Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di Sragen, Kota Solo, juga di Salatiga.

Di Salatiga, kasus telah ditangani polisi. Bahkan, polisi telah menangkap dan menetapkan dua tersangka yang merupakan istri dan suami siri.

Baca juga: Ada Warga Mengadukan Tawaran Jual Beli Vaksin Covid, Wali Kota Semarang Minta Dinkes Selidiki

Baca juga: Hartopo Bangga, Kudus Dijuluki Kota Santri. Ini Harapannya

Baca juga: Purbalingga Bersalawat Hadirkan Gus Azmi Askandar, Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 22 Oktober 2021: Rp 1.853.000 Per 2 Gram

Sementara di Sragen dan Solo, kasus tersebut mencuat setelah member arisan juga mengirim karangan bunga dalam hajatan.

Di Sragen, member arisan yang macet mengirim karangan bunga saat pernikahan kakak pengelola arisan online.

Sementara di Solo, keributan terjadi saat member arisan memaksa memasang karangan bunga di acara pernikahan pengelola arisan.

Hingga akhirnya, para member diusir keluarga pemilik acara hajatan dan kemudian melaporkan ke polisi. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Melahirkan, Pengelola Arisan Online Wonogiri Dikirimi Karangan Bunga, Disebut Tidak Ada Iktikad Baik.

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved