Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Instruksi Bupati Kudus: Perbaiki Semua Rumah Korban Bencana Puting Beliung!

Sedikitnya ada 106 rumah yang rusak tersebar di empat desa di Kecamatan Undaan akibat puting beliung pada Kamis (21/10/2021).

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
PEMKAB KUDUS
Bupati Kudus HM Hartopo saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga korban puting beliung di Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Bupati Kudus, HM Hartopo meninjau rumah korban bencana puting beliung di Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Jumat (22/10/2021).

Dia menginstruksikan agar rumah yang rusak segera diperbaiki.

"Tolong agar rumah yang rusak ini segera diperbaiki."

"Supaya para warga bisa tinggal di rumah secara nyaman kembali," ujar Hartopo didampingi Kalakhar BPBD Kabupaten Kudus, Budi Waluyo kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (22/10/2021).

Baca juga: Hartopo Bangga, Kudus Dijuluki Kota Santri. Ini Harapannya

Baca juga: Kudus Jadi Rujukan Pendirian Kawasan Industri Hasil Tembakau, Contoh Kunjungan Pemkab Kediri Ini

Baca juga: Warga Enggan ke Rumah Sakit selama Pandemi Covid, Klaim JKN RSUD Loekmono Hadi Kudus Turun 50%

Baca juga: Inilah Ampyang Maulid, Tradisi Warga Loram Kulon Kudus Tiap Maulid, Berikut Bentuknya

Saat meninjau korban bencana, Hartopo juga memberikan dukungan moril.

Tak hanya itu, Hartopo memberikan bantuan secara simbolis berupa genteng, logistik seperti paket sandang, paket kesehatan, tikar, beras, gula pasir, teh, minyak goreng, air mineral, mie instan, masker, dan hand sanitizer.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan penderitaan yang dialami para korban.

"Sedikit bantuan dari kami, semoga bisa membantu mereka bangkit dari bencana," ujarnya.

Diketahui, sedikitnya ada 106 rumah yang rusak tersebar di empat desa di Kecamatan Undaan akibat puting beliung pada Kamis (21/10/2021).

Empat desa yang terdampak itu terdiri dari ‎Desa Glagahwaru, Medini, Lambangan, dan Kalirejo.

Umumnya kerusakan terjadi pada atap, ada pula yang rusak berat.

Terbanyak kerusakan di Desa Glagahwaru, yakni 82 rumah. (*)

Baca juga: Pegawai Pria Pemkab Karanganyar Kenakan Baju Koko dan Sarung, Disebut Bagian Peringati Hari Santri

Baca juga: Bupati Kebumen Diangkat Jadi Keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat, Bergelar Santana Riya Nginggil

Baca juga: Cilacap Rawan Bencana Tsunami, BMKG Kenalkan Aplikasi Sirita, Cara Gunakan Sangat Mudah Loh

Baca juga: Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Bupati Banyumas Ajak Santri Terus Berkarya untuk Indonesia

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved