Breaking News:

Berita Tegal Hari Ini

Penataan Kawasan Kali Siwatu Kota Tegal Sudah 95 Persen, Tahun Depan Tinggal Bikin RTH

Dalam proyek RTH Taman Siwatu tersebut, akan tersedia berbagai fasilitas yang dapat dinikmati masyarakat sebagai tempat destinasi. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Penampakan proyek penataan Kawasan Kali Siwatu di Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal, Kamis (21/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Kepala Disperkim Kota Tegal, Eko Setyawan mengatakan, proyek penataan Kawasan Kali Siwatu di Kelurahan Tegalsari, sudah tinggal perapihan. 

Persentase pekerjaan sudah di angka 95 persen. 

Eko menjelaskan, pekerjaan pada tahun ini hanya melakukan penataan Kawasan Kali Siwatu. 

Baca juga: Catatan Bupati Tegal Sepanjang Pandemi: 427 Anak Sudah Kehilangan Orangtua

Baca juga: Antusias Warga Berwisata ke PAI Kota Tegal Makin Tinggi, Buktinya Pendapatan Sebulan Rp 18 Juta

Baca juga: Kapasitas Pengunjung Wisata di Kota Tegal Diperlonggar, Sudah Boleh 70 Persen, Awalnya 50 Persen

Baca juga: Kapolres Tegal Kota: Silakan Lapor Kami Kalau Jadi Korban Pinjol Ilegal

Pekerjaan meliputi pengerukan dan pelebaran sungai, pembuatan jalur pedestrian, pembuatan jembatan, pemasangan paving, dan sebagainya. 

Anggaran dalam proyek tersebut senilai Rp 25 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

"Kalau persentasenya kurang lebih sudah 95 persen jalan."

"Ini tinggal perapihan," kata Eko kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (21/10/2021).

Eko mengatakan, pekerjaan yang lebih besar akan dilakukan di tahun berikutnya. 

Rencananya akan dibangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Siwatu. 

Tetapi saat ini proyek tersebut masih dalam tahap pengajuan kepada Pemerintah Pusat. 

Menurut Eko, dalam proyek RTH Taman Siwatu tersebut, akan tersedia berbagai fasilitas yang dapat dinikmati masyarakat sebagai tempat destinasi. 

Rencananya akan ada pembangunan tempat olahraga, floating market, tempat kesenian, taman-taman, dan tempat parkir. 

"Untuk proyek RTH masih dalam pengajuan proposal."

"Waktu pasti pembangunannya juga masih menunggu ACC Pemerintah Pusat," ungkapnya. (*)

Baca juga: DPUPR Kendal: Proyek Jalur Penghubung Boja-Sukorejo Selesai Akhir Desember 2021

Baca juga: Wisata di Kendal Mulai Diserbu Warga, Contohnya Seperti di River Walk Boja

Baca juga: Kudus Jadi Rujukan Pendirian Kawasan Industri Hasil Tembakau, Contoh Kunjungan Pemkab Kediri Ini

Baca juga: Warga Enggan ke Rumah Sakit selama Pandemi Covid, Klaim JKN RSUD Loekmono Hadi Kudus Turun 50%

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved