Breaking News:

Berita Batang

Gagal Lakukan Truk Oleng, Remaja Serempat Tiga Penonton di Batang. Ternyata, Bawa Kabur Truk Ayah

Demi menghadiri kopi darat komunitas TSBS Batang Driver dan Sodreker, Firman Maulana, nekat mencuri truk milik ayahnya.

Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DINA INDRIANI
Firman Maulana didampingi Kapolres Batang AKBP Irwan Susanto menunjukkan barang bukti truk yang peyok di bagian kepala truk setelah gagal melakukan truk oleng saat pertemuan komunitas di Batang, Kamis (21/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Demi menghadiri kopi darat komunitas TSBS Batang Driver dan Sodreker, Firman Maulana, nekat mencuri truk milik ayahnya.

Remaja yang baru berusia 15 tahun itu mengemudikan truk dari Demak hingga Kabupaten Batang, bersama dua temannya.

"Saya bersama dua teman saya memang sengaja ingin hadir ke kopdar itu. Karena tidak diizinkan orangtua, saya ambil kunci (truk)," tutur Firman saat pers rilis di Kantor Satlantas Polres Batang, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Musim Penghujan Datang, Dinkes Batang Minta Warga Mewaspadai DBD

Baca juga: Dorong Warga Binaan Jadi Atlet, Rutan Batang Gelar Lomba Angkat Besi bagi Tahanan

Baca juga: Viral Bocah 12 Tahun Sopiri Truk Peti Kemas, Ini Kata Asosiasi Pengusaha Truk Jateng DIY

Seusai acara, Firman berusaha melakukan aksi truk oleng namun gagal. Firman tak bisa mengendalikan laju truk hingga menyerempet tiga sodrekers (sebutan perekam aksi truk oleng) yang berada di pinggir jalan.

Hingga akhirnya, dia membantiin setir dan menabrak sebuah pohon.

Akibat kejadian ini, tiga orang mengalami luka-luka dan mengalami patah tulang. Ketiganya dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Mendapat kabar kejadian tersebut, ayah Firman, Indra Setianto, langsung datang ke Batang.

Indra mengaku tidak menyangka jika FM nekat mencuri truk yang biasa dia pakai untuk mengangkut pasir dan batu.

"Memang saya tidak izinkan. Ternyata, diam-diam mengambil kunci (truk). Semoga, ini menjadi pembelajaran buat dia agar ke depan tidak melakukan hal sefatal ini," kata Indra yang juga hadir dalam pers rilis tersebut.

Sementara, Kapolres Batang AKBP Irwan Susanto mengatakan, kejadian tersebut merupakan tindak pidana karena kelalaian menggunakan jalan raya tanpa mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku.

"Kejadian ini memberikan efek edukasi yang tidak baik bagi pengendara dan masyarakat, apalagi pengemudi masih berusia di bawah umur," tuturnya.

Baca juga: Siswa SMP di Muara Enim Sumsel Punya Nama Unik, ABCDEF GHIJK Zuzu. Begini Penjelasan Sang Ayah

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di 7 Sekolah di Solo Dihentikan, Ditemukan Kasus Covid-19 di 5 SD dan 2 SMP

Baca juga: Pedagang Makanan di Klaten Jadi Korban Order Fiktif, Ada Pesanan Jutaan Rupiah untuk Panti Asuhan

Baca juga: Mulai Langka, Tanaman Kantong Semar Gunung Slamet Kini Dibudidayakan di Greenhouse di Banyumas

AKBP Irwan menerangkan, saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Firman terancam sanksi Pasal 310 ayat (2) dan Pasal 311 ayat (3) UU RI Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Untuk pengemudi, karena masih di bawah umur, jadi memang ini kasus khusus atau diversi dengan tetap mengindahkan kemanusiaan dan kekeluargaan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved