Breaking News:

Berita Kudus

Warga Enggan ke Rumah Sakit selama Pandemi Covid, Klaim JKN RSUD Loekmono Hadi Kudus Turun 50%

Klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus mengalami penurunan hingga 50 persen selama pandemi Covid-19.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Sejumlah alat kesehatan safe maternal and neonatal care saat dipamerkan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, pekan lalu. 

"Alhamdulillah, tidak mengganggu karena kami masih punya Silpa dari tahun yang lalu," kata dia.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Agustian Fardianto menyampaikan, pembayaran klaim di Kabupaten Kudus mencapai Rp 251 miliar dari Januari hingga September 2021.

Baca juga: Tempat Isoter di Gedung Wanita Karanganyar Ditutup, Sementara Digunakan sebagai Lokasi Pameran

Baca juga: Musim Penghujan Datang, Dinkes Batang Minta Warga Mewaspadai DBD

Baca juga: Indonesia Kirim 6 Wakil di Babak 16 Besar Badminton Denmark Open 2021, Ada Potensi Bertambah

Baca juga: Catat! Tes Antigen Tak Berlaku Lagi untuk Penerbangan Domestik Jawa-Bali. Ini Gantinya

Jumlah itu terdiri dari Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) sebesar Rp 98 miliar dan Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL) sebesar Rp 153 miliar‎.

"Kami berkomitmen membayarkan klaim kepada fasilitas layanan kesehatan tepat waktu," ujar dia.

Kendati demikian, dia meminta peserta tetap membayar premi tepat waktu agar bisa terus memanfaatkan fasilitas kesehatan.

Pasalnya, jumlah peserta yang menunggak mencapai 30.511 pesertam terdiri dari kelas 1 sebanyak 3.925 peserta, kelas 2 sebanyak ‎9.362 peserta dan kelas 3 sebesar 17.224 peserta.

"Total tunggakan sebesar Rp 31,5 miliar, tunggakan terbesar kelas dua sebanyak Rp 12,6 miliar, dan terendah kelas satu Rp 8,2 miliar," ucapnya. (Raka F Pujangga)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved