Breaking News:

Berita Kebumen

Tinggalkan Rumah Tengah Malam, Warga Kebumen Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Warga Desa Tanjungmeru, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, dikejutkan penemuan mayat perempuan yang hanyut di saluran irigasi, Rabu (20/10/2021).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Warga Desa Tanjungmeru, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, dikejutkan penemuan mayat perempuan yang hanyut di saluran irigasi desa setempat, Rabu (20/10/2021).

Dari hasil identifikasi Inafis Polres Kebumen dan Polsek Kutowinangun, mayat perempuan berusia 64 tahun itu diketahui bernama Sarijem, warga Desa Kembangsawit, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen.

Kasi Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mengatakan, mayat perempuan itu ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang warga yang berada di sekitar irigasi.

"Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga," jelas Iptu Tugiman, Rabu.

Baca juga: Pak Lurah Bocorkan Rahasianya, Panjatan Jadi Kelurahan Tertinggi Capaian Vaksinasi di Kebumen

Baca juga: Jelang Hari Santri, Ponpes di Kebumen Terima Ribuan Perlengkapan Prokes dari Pemkab

Baca juga: Pembajak Sawah Tersambar Petir, Korban Warga Desa Jatirata Kebumen, Begini Kronologisnya

Baca juga: Bolehkah Warga Kebumen Gelar Peringatan Maulid Nabi? Bupati: Belum Diizinkan Tapi Tak Bisa Melarang

Dari hasil penyelidikan, polisi tidak menemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Informasi dari pihak keluarga, Sarijem mengalami pikun.

Kematian Sarijem diduga terjadi karena yang bersangkutan turun ke saluran irigasi.

Dia diketahui tidak bisa berenang. Terlebih, arus saluran irigasi tersebut cukup deras.

Dugaan lain, korban dimungkinkan terpeleset hingga terbawa arus sebelum akhirnya ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia.

"Keterangan pihak keluarga, korban meninggalkan rumah tanpa pamit, Selasa malam sekitar pukul 23.30 WIB. Keluarga sempat melakukan pencarian," katanya. (*)

Baca juga: Diduga Kelebihan Muatan, Truk Mengalami Standing di Tanjakan Glempang Banjarnegara

Baca juga: Warga Enggan ke Rumah Sakit selama Pandemi Covid, Klaim JKN RSUD Loekmono Hadi Kudus Turun 50%

Baca juga: Niat Kencan di Hotel, Pemuda Asal Patikraja Banyumas Malah Jadi Korban Pemerasan dan Penganiayaan

Baca juga: Tempat Isoter di Gedung Wanita Karanganyar Ditutup, Sementara Digunakan sebagai Lokasi Pameran

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved