Breaking News:

Berita Kebumen Hari Ini

Warga Temukan Belasan Benda Pusaka di Sepanjang Sungai Menganti Kebumen, Begini Cerita Sukamsi

Benda-benda pusaka itu lantas diamankan dan disimpan di sekretariat Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat, dan diberi garis polisi.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TAGANA KEBUMEN
Penampakan beberapa benda pusaka yang ditemukan warga di tepian Sungai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, beberapa hari lalu.  

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Warganet Kebumen dihebohkan dengan penemuan belasan benda pusaka di pinggir Sungai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, beberapa hari lalu. 

Foto dan video yang menampakkan benda-benda pusaka itu beredar di media sosial (medsos) hingga viral. 

Koordinator Tagana Kebumen, Sukamsi yang juga warga Desa Karangduwur membenarkan kejadian itu.

Benda-benda itu mulanya ditemukan Slamet, warga Desa Karangduwur yang bekerja menjaga pantai. 

Baca juga: Masih Bisa Tersenyum, TKI Asal Kebumen Lumpuh setelah Tertimpa Besi 2 Ton saat Kerja di Jepang

Baca juga: Selain Keamanan, Bhabinkamtibmas Polsek Poncowarno Kebumen Ini Beri Layanan Potong Rambut ke Warga

Baca juga: Kasihan Lihat Keluarga Sugiyanto Nomaden, Bhabinkamtibmas Kebumen Ini Buatkan Rumah Pakai Tabungan

Baca juga: Dilarang Penambahan Minimarket di Kebumen, Bupati Arif Sugiyanto: Bagian Lindungi Pasar Rakyat

“Pertama yang ditemukan 13, lalu disisir lagi,” katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (16/10/2021).

Ke 13 benda pusaka itu ditemukan mengumpul atau berdekatan di kompleks bebatuan karang pinggir pantai.

Lokasi itu, kata dia, bukan spot yang biasa didatangi pengunjung. 

Petugas lantas menyisir sekitar lokasi dan kembali menemukan dua benda pusaka lainnya. Jenis benda itu pun beragam, mulai keris, panji, hingga tombak. 

“Jadi totalnya ada 15,” katanya.

Benda-benda pusaka itu lantas diamankan dan disimpan di sekretariat Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat.

Tempat penyimpanan benda-benda itu digaris polisi untuk keperluan pengamanan.

Dengan begitu, tidak sembarang orang boleh memegang atau mengambil gambar benda-benda itu. 

Pihaknya lantas melaporkan kejadian ini ke dinas terkait yang membidangi kepurbakalaan untuk diteliti lebih lanjut. (*)

Baca juga: Pemkab dan DPRD Purbalingga Sepakati KUA PPAS 2022, Ada Pergeseran Sejumlah Kegiatan

Baca juga: Tiga Hari di Unsoed Purwokerto, 1.841 Peserta SKD CPNS Pemkab Banjarnegara, Berebut 381 Formasi

Baca juga: Di Kota Tegal Ada Warung Nol Rupiah, Tiap Hari Sediakan 75 Porsi Makan Gratis, Begini Cerita Awalnya

Baca juga: Sumbang 10 Ribu Vaksin Sinovac, Bais TNI Ingin Target Vaksinasi Covid di Wonosobo segera Tercapai

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved