Astra Motor Yogyakarta

Inilah Vocational Video Challenge 2021 - Ajang Adu Kreativitas Siswa SMK Binaan Astra Motor

Sebagai upaya memberikan dukungan terhadap dunia vokasi di Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) menyiapkan ajang adu kreativitas bagi siswa SMK.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PT ASTRA HONDA MOTOR
PT Astra Honda Motor (AHM) saat ini sedang menyiapkan ajang adu kreativitas bagi siswa SMK di tingkat regional hingga nasional. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Sebagai upaya memberikan dukungan terhadap dunia vokasi di Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) menyiapkan ajang adu kreativitas bagi siswa SMK dalam mengemas pemahaman materi ajar dalam sebuah video pendek.

Dalam Vocational Video Challenge 2021, sebanyak 689 siswa turut membuat konten video menarik tentang apa yang mereka pelajari dari kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.

Baca juga: PCX Luxurious Ride Astra Motor Yogyakarta, Diawali City Rolling Keliling Kota, Ini Keseruannya

Baca juga: Bersama Ditlantas Polda DIY, Astra Motor Yogyakarta Gaungkan Generasi Cari Aman untuk Indonesia

Baca juga: Sudah Siapkah Pebalap Astra Honda Racing Team di Grand Prix Moto3 2021? Ini Kata Mario Suryo Aji

Baca juga: Astra Honda Motor Beri Tips Biar Kinerja Aki Bisa Optimal, Perhatikan Empat Hal Ini

Bekerja sama dengan jaringan main diler sepeda motor Honda, seleksi Vocational Video Challenge 2021 dilaksanakan secara berjenjang dimulai dari seleksi di regional seluruh Indonesia hingga penjurian tingkat nasional.

Setidaknya 689 video di seleksi tingkat regional pada 1- 30 September 2021 dan terpilih 40 video terbaik yang lanjut ke tahap seleksi tingkat nasional pada 12–15 Oktober 2021.

Video belajar sepeda motor Honda yang dibuat para siswa berdurasi maksimal 10 menit dan terbagi menjadi 3 tema materi.

Yaitu Pemeriksaan Tekanan Bahan Bakar dan Reset ECM, Penyetelan Renggang Valve dan Penggantian V-Belt dan Roler.

Pembuatan video dilakukan di laboratorium SMK masing-masing dengan unit sepeda motor Honda dan peralatan sesuai prosedur kerja di industri, dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat dalam pengawasan guru pembimbing di sekolah.

Video kreativitas para peserta dinilai berdasarkan originalitas video, kualitas video, kesesuaian konten video dengan tema yang dipilih dan juga nilai dari sisi cara menyampaikan materi.

Selain itu, penilaian juga dilihat dari sisi penerapan keselamatan kerja dan pengunaan alat dan bahan sesuai peraturan yang berlaku.

General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, kegiatan ini merupakan sarana untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa SMK terhadap materi yang mereka pelajari selama masa mandemi ini.

Ajang ini sekaligus memberikan tantangan bagi siswa vokasi agar mereka mampu mengemas sebuah pesan pembelajaran dengan bahasa dan kreativitas ala anak muda.

“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri dalam dunia pendidikan, kami berusaha memberikan wadah yang menarik untuk mendampingi siswa SMK belajar teknik dan bisnis sepeda motor di masa pandemi ini."

"Ajang ini bisa menjadi tempat siswa SMK menyalurkan kreativitas dalam mengemas materi belajar yang menarik dan menyenangkan tanpa menghilangkan unsur edukatif."

"Manfaatnya tentu tidak hanya untuk peserta, tapi bagi seluruh anak vokasi yang ingin belajar teknik dan bisnis sepeda motor melalui video ala milenial,” ujar Muhibbuddin.

Untuk dapat ditonton dan dipelajari generasi vokasi di berbagai daerah, video belajar siswa SMK diunggah di media sosial Youtube masing-masing sekolah dengan tagar #VVC2021.

Dari beragam video kreatif yang diajukan, dipilih 3 video terbaik dengan total hadiah Juara 1 sebesar Rp 5.000.000, Juara 2 Rp 4.000.000, Juara 3 Rp 3.000.000.

Selain itu akan dipilih satu video terfavorit berdasarkan jumlah viewer terbanyak di kanal Youtube masing-masing sekolah dengan hadiah sebesar Rp 2.000.000.

Sedangkan bagi para peserta yang berhasil lolos di tingkat regional akan mendapatkan biaya beasiswa sebesar Rp 1.000.000. (*)

Baca juga: Warga Cibangkong Banyumas Ditangkap Anggota Polres Purbalingga, Ada Sabu 0,5 Gram di Kamar Kos

Baca juga: Harmonisasi Kera dan Manusia Bawa Desa Cikakak Banyumas Masuk 50 Desa Wisata Terbaik di Indonesia

Baca juga: Dukung Pembangunan UIN Saizu, Bupati Purbalingga Ingin Kampus Beroperasi di Masa Kepemimpinannya

Baca juga: Tindaklanjuti Perpres No 82 Tahun 2021, Bupati Purbalingga Serap Aspirasi Pimpinan Ponpes

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved