Breaking News:

Berita Kebumen

Dilarang Penambahan Minimarket di Kebumen, Bupati Arif Sugiyanto: Bagian Lindungi Pasar Rakyat

Keberadaan swalayan atau minimarket di Kecamatan Kebumen sudah cukup banyak, sehingga perlu dibatasi melalui Peraturan Daerah (Perda).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB KEBUMEN
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto melarang pendirian swalayan atau minimarket di Kecamatan Kebumen.

Ini demi menjaga keberlangsungan pasar rakyat yang ada di wilayah Kecamatan Kebumen.

Menurut Bupati, keberadaan swalayan atau minimarket di Kecamatan Kebumen sudah cukup banyak, sehingga perlu dibatasi melalui Peraturan Daerah (Perda).

Dengan aturan ini, Arif ingin ekonomi kerakyatan di Kebumen tetap terjaga. 

Baca juga: ASN di Kebumen Terima Kenaikan Pangkat, Bupati: Saya Tak Menerima Uang Sepeser Pun

Baca juga: Polres dan Pemkab Kebumen Tanam Mangrove di Pantai Logending, Upaya Mageri Segoro Tak Masuk Daratan

Baca juga: Bantu Distribusikan Oksigen saat Ledakan Kasus Covid, Kasatreskrim Polres Kebumen Dapat Penghargaan

Baca juga: Ini Rincian Data APBD Perubahan 2021 Kabupaten Kebumen, Tahun Ini Pendapatan Dipastikan Menurun

"Pasar rakyat ini adalah penggerak utama dari ekonomi kerakyataan."

"Karena itu ini harus dilindungi melalui Perda," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (13/10/2021). 

Bupati menyebut saat ini ada 25 toko swalayan di Kecamatan Kebumen dari idealnya hanya 10 toko. 

Pemkab Kebumen, kata dia, tidak akan menutup izin toko swalayan yang sudah terlanjur berdiri di Kecamatan Kebumen

Hanya pihaknya tidak akan memberi izin pembukaan toko swalayan baru. 

Arif pun telah menjelaskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan di Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kebumen, Senin (11/10/2021). 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved