Breaking News:

Berita Korupsi Hari Ini

Jiman Korupsi Dana Desa - Kades Tambahsari di Kendal Ini Tergiur Tawaran Bansos

Pemdes Tambahsari mendapatkan anggaran dana desa sesuai Perdes Nomor 5 Tahun 2018 untuk pembuatan BUMDes senilai Rp 439,2 juta.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Satreskrim Polres Kendal konferensi pers kasus penyelewengan dana desa oleh Kades Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Senin (11/10/2021) di Mapolres Kendal. 

"Saya tunggu sampai pukul 11.00, orangnya sudah kabur."

"Saya cek rekening tetapi tidak ada transaksi apapun," jelasnya.

Sisa uang Jiman saat itu, akunya, tinggal Rp 150.000.

Dana tersebut digunakannya untuk biaya transportasi kembali ke Kabupaten Kendal

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Daniel Artasasta Tambunan mengungkapkan, Kades Jiman ditahan pada Jumat (8/10/2021) atas laporan dugaan penyelewengan dana desa oleh masyarakat. 

Daniel menerangkan, peristiwa itu terjadi pada 2018, saat Pemdes Tambahsari mendapatkan bantuan dana untuk pembangunan BUMDes.  

Setelah dicairkan, anggaran diminta semua oleh Kades. 

Sebagian digunakan untuk pembangunan BUMDes, sebagian lagi dimanfaatkan oleh Kades setempat. 

"Hasilnya diaudit Inspektorat Kabupaten Kendal dengan kerugian negara mencapai Rp 148 juta," tuturnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (11/10/2021). 

Atas perbuatannya, Jiman dijerat Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana Pasal 8 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved