Breaking News:

Berita Banyumas

Memasuki Musim Hujan, BPBD Banyumas Minta Warga di Tepi Sungai Pelus dan Kali Bener Siaga Banjir

Memasuki musim penghujan, BPBD Banyumas memperingatkan warga di dekat aliran sungai akan potensi banjir akibat luapan sungai.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Pelaksana BPBD Banyumas Titik Puji Astuti saat ditemui wartawan, 4 April 2021. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas memperingatkan warga di dekat aliran sungai akan potensi banjir akibat luapan sungai.

Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Banyumas Titik Puji Astuti mengatakan, ada beberapa sungai yang rawan meluap.

Di antaranya, Sungai Serayu, Sungai Angin, Kali Bener, dan Sungai Pelus.

"Untuk mengantisipasi (bajir sungai), kami sudah meminta bantuan bronjong dan kandi, batu, dan tenaga kerja dari desa," kata Titik di Graha Satria Purwokerto, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Vakum 7 Tahun, Alumni FISIP Unsoed Purwokerto Siap Gelar Munas

Baca juga: Curug Orak Arik Memikat Hati Istri Bupati Banyumas, Destinasi Wisata Baru di Baturraden

Baca juga: BPBD Banyumas Petakan Kecamatan Rawan Banjir, Tanah Longsor, dan Puting Beliung. Berikut Daftarnya

Baca juga: Antisipasi Bencana Alam di Musim Hujan, Wabup Banyumas Pastikan Personel dan Perlatan Siap

Tahun ini, pihaknya menganggarkan dana Rp 35 miliar untuk penanggulangan bencana.

"Itu termasuk pembangunan kerusakan yang terjadi akibat bencana tahun 2020 lalu. Bantuan itu kami mintakan ke BNPB," katanya.

Menghadapi musim penghujan dan penanganan bencana, ia telah membentuk desa tangguh bencana.

Satu di antaranya, Desa Karanggintung di Kecamatan Sumbang.

"Dijadikan desa tangguh agar warganya lebih siap menghadapi bencana yang bisa terjadi kapanpun. Sebelumnya, kami juga sudah melakukan pelatihan," ungkapnya.

Ia mengatakan, Desa Karanggintung dijadikan desa tangguh karena kerawanan bencana longsor.

"Untuk penyiapan desa tangguh sendiri, persiapan anggaran Rp 90 juta dan itu untuk beberapa desa."

"Kalau ada desa yang mengajukan menjadi desa tangguh, bisa menghubungi pihak BPBD Banyumas," imbuhnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Tantang Denmark Siang Ini, Indonesia Bersaing Jadi Juara Grup C Piala Sudirman

Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Produksi Miras di Trangkil Pati, Izin Ke Pemdes untuk Budidaya Lele

Baca juga: BMKG Prediksi Terjadi Gempa Megathrust Lebih dari 8 SR di Cilacap, Ini Antisipasi yang Disarankan

Baca juga: Pemkot Tegal Berencana Gelar PTM SD Mulai Oktober, Orangtua: Semoga, Pemkot Tidak PHP

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved