Breaking News:

Berita Salatiga

Tersangka Kasus Lelang Arisan Oline di Salatiga Bertambah, Polisi Tetapkan Suami Siri Bandar

Polres Salatiga menambah daftar tersangka kasus penipuan berkedok lelang arisan online.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HERMAWAN ENDRA
Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana saat konfrensi pers tindak penipuan dan penggelapan dengan modus lelang arisan online fiktif senilai Rp 4,7 miliar di Mapolres Salatiga, Jumat (24/9). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Polres Salatiga menambah daftar tersangka kasus penipuan berkedok lelang arisan online.

Selain Resa Agata Putri Nugraheni (24) atau akrab disapa Maryuni Kempling, polisi menetapkan BNL sebagai tersangka.

BNL merupakan suami siri Resa yang ditangkap Satuan Reserse dan Kriminal Polres Salatiga di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/9/2021).

"Iya, sudah tersangka, ditangkap di Surabaya, hari Sabtu," kata Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Nanung Nugroho Indaryanto saat dihubungi, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Dinilai Ikut Sekongkol, Tersangka Lelang Arisan Online Salatiga Minta Polisi Turut Menjerat 60 Admin

Baca juga: Niat Awal Tipu Anggota, Bandar Lelang Arisan di Salatiga Ini Gasak Rp 4,7 Miliar untuk Biaya Hidup

Baca juga: Bukan Uang Rupiah, Waroeng Sak-sake Tingkir Salatiga Layani Pembayaran Makanan Pakai Rongsok

Baca juga: 21 Formasi CPNS 2021 di Kota Salatiga Tak Ada Peminat, Ini yang Akan Dilakukan Pemkot

Nanung mengatakan, seluruh pihak terkait kasus lelang arisan online fiktif ini akan dimintai keterangan.

"Kasus ini terus dikembangkan, semua yang terkait akan kami panggil. Masih bisa berkembang, tunggu dari penyidikan," tegasnya.

Terpisah, kuasa hukum RAP, Visnu Hadi Prihananto mengapresiasi kerja cepat Polres Salatiga dengan menangkap BNL.

"Dari pernyataan kami yang meminta agar Polres Salatiga berani menindaklanjuti pemeriksaan kepada para reseller yang jumlahnya 60 orang itu, disambut baik oleh Polres Salatiga. Dan, Polres Salatiga telah menyatakan siap menindaklanjutinya," jelasnya.

Visnu mengungkapkan, data reseller berisi nama dan alamat lengkap maupun bukti lain, segera akan diserahkan kepada penyidik Polres Salatiga.

“Perlu diketahui bahwa reseller itu sama dengan admin karena mereka itu juga membuka slot dan klien kami lebih banyak tidak mengetahuinya. Teknisnya, mereka para reseller membeli slot lalu para reseller itu membuka atau menjual lagi slot tersebut. Kemudian, mendapatkan uang dan banyak yang tidak tercatat pada data base klien kami," papar Visnu.

Baca juga: Ada Sprayer Pendingin di Persimpangan Jalan Pemuda Kota Semarang, Semprotkan Air saat Cuaca Panas

Baca juga: Tertib Lalu Lintas dan Protokol Kesehatan, Pengendara di Kebumen Dapat Jamu dari Polisi

Baca juga: Curug Orak Arik Memikat Hati Istri Bupati Banyumas, Destinasi Wisata Baru di Baturraden

Baca juga: Berkedok Layanan Pijat, Tempat Kos di Nusukan Solo Ini Ternyata Buka Jasa Prostitusi Sesama Jenis

Dia menambahkan, kliennya siap buka-bukaan, termasuk perhitungan secara rinci dengan para reseller.

"Selama arisan online fiktif atau arisan bodong itu berjalan, uang yang ada yang diputar. Jadi, jika ada yang mengaku kerugiannya mencapai ratusan juta bahkan miliar rupiah, itu harus dapat dibuktikan, uang tersebut milik siapa, di mana dan yang membawa siapa," paparnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suami Siri Bandar Arisan Online Fiktif Salatiga Ditangkap di Surabaya".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved