Breaking News:

Berita Banyumas

101 Mobil Arah Baturraden Banyumas Diputar Balik, Sistem Ganjil Genap Dinilai Efektif Urai Kepadatan

Penerapan sistem ganjil genap menuju wisata Baturraden Banyumas, Sabtu (25/9/2021) dan Minggu (26/9/2021), dinilai efektif mengurangi kepadatan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Anggota Polresta Banyumas dan Dishub Banyumas memberhentikan sejumlah kendaraan dari luar kota yang hendak menuju Baturraden dalam operasi sistem ganjil genap, Sabtu (25/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penerapan sistem ganjil genap menuju wisata Baturraden Banyumas, Sabtu (25/9/2021) dan Minggu (26/9/2021), dinilai efektif mengurangi kepadatan pengunjung di tempat wisata tersebut.

Polresta Banyumas bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas menerapkan sistem ganjil genap terhadap kendaraan roda empat, selama akhir pekan, mulai pukul 06.00-18.00 WIB.

Kasat Lantas Polresta Banyumas Kompol Ari Prayitno menyampaikan, indikator keberhasilan itu terpantau dari pengamatan di lapangan.

Menurut Ari, hari ini, wisatawan sudah mulai memahami terkait penerapan sistem ganjil genap.

Dari 263 kendaraan yang diperiksa, 101 di antaranya diputar balik.

Baca juga: Sistem Ganjil Genap Diterapkan, Sejumlah Kendaraan Wisatawan Menuju Baturraden Diputar Balik

Baca juga: Peringati Hari Agraria, Bupati Banyumas Ingatkan Pejabat Terus Menjaga Integritas

Baca juga: Polda Jateng Buka 9 Sentra Vaksinasi Massal Covid bagi Mahasiswa, di Banyumas Dibuka di UMP

Baca juga: Pemuda asal Jipang Banyumas Hilang Sejak 20 September, Diduga Terperosok Jurang saat Dikejar Warga

"Hal ini dapat terjadi bukan karena upaya saat kami di lapangan saja. Namun, upaya-upaya sosialisasi yang sebelumnya sudah kami laksanakan sepekan sebelum penerapan ganjil genap juga menjadi faktor penting keberhasilan operasi ini," katanya, Minggu.

"Ditambah, tingginya kesadaran dari masyarakat. Artinya, masyarakat kita juga sudah mendukung kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai Covid 19," imbuhnya.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meminimalisir mobilitas dan memutus penyebaran mata rantai Covid-19.

Baca juga: Pensiunan Polisi di Semarang Nekat Jadi Manusia Silver, Terjaring Satpol PP Berakhir Dibantu Kapolda

Baca juga: Dikaji Pemerintah, Dasaran Tol Semarang-Demak di Wilayah Rob Bakal Menggunakan Bambu

Baca juga: PSIS SEmarang Bermain Imbang Lawan Arema FC, Bruno Silva: Kami Sama-sama Punya Pertahanan Bagus

Baca juga: Peringati Hari Agraria, Bupati Banyumas Ingatkan Pejabat Terus Menjaga Integritas

Ari mengatakan, rekayasa lalu lintas terbatas ini juga bagian dari pelaksanaan operasi patuh candi 2021 di wilayah hukum Polresta Banyumas.

"Kita harus berjuang bersama menekan dan menurunkan laju penyebaran Covid-19 di Banyumas agar masyarakat sehat dan melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan lancar namun tetap mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya.

Kebijakan ganjil genap ini, menurut Ari, sebagai salah satu implementasi Inmendgari No 43 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, 3, dan 2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

"Kami ujicobakan karena kebijakan tersebut baru pertama kalinya diterapkan di Banyumas. Kami harap, masyarakat dapat mendukung seperti hari ini," harap Ari. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved