Kamis, 7 Mei 2026

Berita Video

Video Begini Proses Pembuatan Garam di Kebumen Sumber Air dari Samudera Hindia

Budi Santoso, memeriksa satu per satu tunnel berisi genangan air laut di Kampung Garam, Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Abduh Imanulhaq

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Berikut ini Video Begini Proses Pembuatan Garam di Kebumen Sumber Air dari Samudera Hindia

Di bawah terik yang menyengat, Budi Santoso, memeriksa satu per satu tunnel berisi genangan air laut di Kampung Garam, Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen.

Air itu dialirkan melalui pipa yang tersambung langsung ke Samudera Hindia.

Di bibir pantai selatan, ia menyedot air laut yang kemudian dialirkan melalui jaringan pipa sejauh sekitar satu kilometer, menuju kolam tandon di Kampung Garam.

Dari dua tandon itu, air laut dibagi ke tunnel-tunnel untuk produksi garam.

Tunnel adalah salah satu metode produksi garam yang memanfaatkan teknologi rumah kaca kristalisasi garam.

Lewat cara ini, garam bisa diproduksi sepanjang tahun, bahkan di musim penghujan sekalipun.

Tiap tunnel adalah tahapan dimana garam tercipta. Sistem tunnel memang tampak rumit namun hasil akhir garam dijamin berkualitas.

Setiap tunnel ada saringan (filter) nya. Dari tunnel pertama dan seterusnya, air garam akan dialirkan setelah mencapai konsentrasi tertentu sampai akhirnya mengkristal.

Karena tersaring di setiap tunnel, kotoran atau zat-zat yang tidak dibutuhkan, mulai lumut, kapur, hingga kandungan logam, telah terpisahkan.

"Setelah mengkristal dan dipanen, lalu ditiriskan sebelum diproses lebih lanjut sesuai kebutuhan," jelas Ketua Kelompok Usaha Garam Cirat Segoro Renges, Rabu (22/9/2021).

Air laut adalah sumber garam yang tak terbatas. Namun, pemanfaatannya belum maksimal.

Budi baru memulai usaha garam, dalam dua tahun terakhir ini.

Ia sebelumnya petani. Begitupun teman-temannya yang kini tergabung dalam Kelompok Usaha Garam Cirat Segoro Renges.

Budi memutuskan menyulap lahan pertaniannya menjadi pusat produksi garam.

Ia tentu tak sekadar berspekulasi. Ia dan teman-temannya menaruh harapan besar dari usaha tersebut. Apalagi jika bukan peningkatan kesejahteraan.

Gayung bersambut. Pemerintah merespon semangat tani garam ini.

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI hingga Pemerintah Kabupaten Kebumen memfasilitasi pengembangan usaha kelompoknya.

Tahun 2020, Dirjen Pengelolaan Ruang Laut memfasilitasi pembangunan 40 tunnel di Kampung Garam Desa Tlogopragoto.

Pemerintah Kabupaten Kebumen membantu pemenuhan sarana prasarana (sarpras) serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola Kampung Garam.

"Dari dinas juga memberikan pelatihan-pelatihan, terkait mutu produk," katanya.

Produksi garam dengan sistem tunnel punya kelebihan tersendiri ketimbang metode konvensional atau model irigasi tambak garam.

Lewat sistem tunnel, garam yang dihasilkan dinilai lebih bersih.

Produksi garam juga tak mengenal musim. Hanya, saat musim penghujan, kata dia, waktu produksi lebih panjang karena mengandalkan terik matahari.

Dari sisi harga, garam Kebumen masih sulit bersaing dengan garam di pasaran yang lebih murah.

Tetapi, dari sisi kualitas, garam produksi dari pantai selatan Kebumen terjamin.

Bukan hanya penggunaan teknologi tunnel yang membuat produksi garam lebih bersih.

Kondisi geografi pantai Kebumen ikut mendukung produksi garam berkualitas.

Air garam Samudera Hindia lebih jernih dan sedikit tercemar.

"Air samudera lebih bersih dari pencemaran," katanya.

Usaha garam bisa jadi lebih menjanjikan. Wajar jika Budi dan teman-temannya berani alih matapencaharian.

Usaha garam, menurut Budi, lebih minim risiko ketimbang bercocok tanam.

Sumber garam tinggal mengambil dari laut yang melimpah. Ia tidak memikirkan perawatan yang rumit, seperti merawat tanaman, saat masih menjadi petani dulu.

"Usaha garam juga tidak ada hama. Risiko, paling alat rusak saat ada ombak besar di pantai," katanya. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved