Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Produk Kerajinan Asal Jateng Makin Moncer, Kini Sudah Mejeng di Yogyakarta International Airport

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah kini memiliki ruang pameran di Yogyakarta International Airport (YIA).

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Ketua Dekranasda Jateng Siti Atikoh saat meninjau Ruang Pameran Dekranasda Jawa Tengah di Yogyakarta International Airport (YIA). 

TRIBUNJATENG.COM, SURAKARTA - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah kini memiliki ruang pameran di Yogyakarta International Airport (YIA).

Dengan adanya ruang pamer itu, harapannya produk kerajinan Usaha Kecil Menengah (UKM) asal Jawa Tengah lebih moncer dan menjadi pilihan buah tangan pelancong.

Ketua Dekranasda Jateng, Siti Atikoh mengatakan, pengadaan ruang pamer ini didukung penuh oleh Bank Jateng melalui kerja sama dengan periode selama tiga tahun ini.

Baca juga: Setop Dahulu PTM Terbatas! Muncul Kasus Covid-19 di Lingkungan Sekolah, Empat Daerah di Jateng

Baca juga: Dapat Lampu Hijau dari Polda Jateg, Liga 3 Regional Jateng Digelar Mulai 24 Oktober 2021

Baca juga: Percepatan Vaksinasi Terus Diupayakan, Bagian Pemprov Jateng Geser Pandemi Jadi Endemi

Baca juga: Pemprov Jateng Buka Jalan Produk UKM ke Belgia, Gandeng Bank Indonesia, Asmindo Komentar Ini

"Dengan kerja sama yang disupport (didukung) Bank Jateng, akan ada space (ruang) di Yogyakarta International Airport, untuk bisa memajang produk di airport (bandara)," ujarnya.

Sebelum ada kerja sama ini, Atikoh mengatakan ruang pamer produk kerajinan asal Jawa Tengah bercampur dengan kriya asal DI Yogyakarta.

Hal ini menjadi kendala terhadap product knowledge (informasi produk) kriya Jateng.

"Harapannya airport kan ini pintu dari orang asing wisatawan atau orang bepergian kan strategis apabila kita bisa memasang produk di sana," imbuhnya.

Selain di Yogyakarta, tempat promosi Dekranasda juga tersedia di Semarang.

Dengan ini, Atikoh berharap produk kriya Jateng semakin dikenal dan dapat mensejahterakan perajin. (*)

Baca juga: Ganjar: Kami Dampingi Kalau Sekolah Belum Siap, Jangan Seperti di Purbalingga dan Jepara

Baca juga: 30 Siswa SMP Negeri 4 Mrebet Purbalingga Jalani Karantina di Rumah, Satgas Bakal Jemput Bola

Baca juga: Tak Hanya di Pagentan, Komisi 3 DPRD Banjarnegara Juga Temukan Proyek Tak Sesuai Spek di Kebondalem

Baca juga: Menjadi Viral di Banjarnegara, Talud Mudah Hancur Hanya Gunakan Pukulan Tangan Anggota Dewan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved