Breaking News:

Berita Semarang

Masuk Kelurahan dan Balai Kota Semarang Bakal Pakai PeduliLindungi, Berlaku bagi Pegawai dan Tamu

Pemerintah Kota Semarang bakal mewajibkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi di setiap kantor pemerintahan, mulai dari balai kota hingga kelurahan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Balai Kota Semarang, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang bakal mewajibkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi di setiap kantor pemerintahan, mulai dari balai kota hingga tingkatan paling bawah, yakni kelurahan.

Setiap pegawai ataupun tamu yang datang ke kantor pemerintahan harus memindai QR Code pada Aplikasi Peduli Lindungi.

Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin mengatakan, aturan tersebut akan diberlakukan sesuai surat edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 21 Tahun 2021.

Aturan tersebut memuat tentang Penguatan Protokol Kesehatan dalam Tata Kelola Instansi Pemerintah dalam Masa Pandemi Covid-19.

"Peduli Lindungi akan diterapkan di semua kantor Pemkot Semarang. Kami menjalankan SE tersebut," terang Iswar, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Wao Keren, PSIS Semarang Borong Empat Prestasi Sementara di Liga 1 2021, Ini Daftar Penerimanya

Baca juga: Maling Satroni Minimarket di Tlogosari Wetan Kota Semarang, Gagal Bobol ATM Gara-gara Alarm Berbunyi

Baca juga: 7 Siswa dan 1 Guru di Kota Semarang Positif Covid, 2 Sekolah Terpaksa Hentikan Sementara PTM

Baca juga: Rombongan Nakes RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang Kecelakaan, Wali Kota: ASN Harusnya Jadi Contoh

Iswar memaparkan, Pemerintah Kota Semarang sudah bersurat kepada Kementrian Kesehatan untuk mendapatkan QR Code.

Jika QR Code sudah turun, aturan itu akan segera diterapkan.

Menurutnya, penerapan aplikasi Peduli Lindungi selama ini baru dilakukan di tempat publik, semisal pusat perbelanjaan dan tempat pariwisata.

Perkantoran juga perlu menerapkan itu untuk meminimalkan penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor.

Untuk mempersiapkan hal itu, dia meminta setiap kantor pemerintahan menyiapkan petugas.

Perlu ada pengalihan penugasan salah satu pegawai, baik ASN maupun nonASN, bertugas dan memastikan penerapan Peduli Lindungi berjalan baik.

Di beberapa titik balai kota juga akan ditempatkan petugas penerima tamu yang bakal mengecek Peduli Lindungi.

"Ini sampai ke kelurahan harus pakai Peduli Lindungi," imbuhnya. (*)

Baca juga: Tak Mau Kecolongan Muncul Klaster Sekolah, Disdikbud Kendal Bakal Lakukan Swab Acak Siswa

Baca juga: BPBD Banyumas Petakan Kecamatan Rawan Banjir, Tanah Longsor, dan Puting Beliung. Berikut Daftarnya

Baca juga: Tak Hanya di Pagentan, Komisi 3 DPRD Banjarnegara Juga Temukan Proyek Tak Sesuai Spek di Kebondalem

Baca juga: Buron Bawa Kabur Uang Miliaran Rupiah Anggota, Bandar Arisan Online di Salatiga Akhirnya Tertangkap

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved