Breaking News:

Berita Banyumas

Antisipasi Bencana Alam di Musim Hujan, Wabup Banyumas Pastikan Personel dan Perlatan Siap

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mengecek kesiapan personel serta peralatan di Makodim 0701 Banyumas, Kamis (23/9/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Kapolres Banyumas Kombes Firman L Hakim dan Kepala Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Titik Puji Astuti mengecek kesiapan personel serta peralatan siaga bencana di Makodim 0701 Banyumas, Kamis (23/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Mengantisipasi potensi bencana alam seiring datangnya musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mengecek kesiapan personel serta peralatan di Makodim 0701 Banyumas, Kamis (23/9/2021).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.

Hasil pengecekan, Sadewo memastikan, peralatan benar-benar siap digunakan andaikan nanti terjadi bencana alam.

"Mudah-mudahan, tidak sekencang tahun kemarin dan kita harapkan justru tidak terpakai. Karena di Banyumas itu, potensi bencananya ada banjir, angin puting beliung, dan longsor," ujarnya dalam acara.

Baca juga: 30 Relawan di Banyumas Ikuti Pelatihan Reaksi Cepat Penanganan Bencana, Ini Materi yang Didapat

Baca juga: Kebakaran Melanda Rumah Warga Gumelar Banyumas, 8 Karung Gabah Ikut Ludes

Baca juga: Wakil Bupati Banyumas Apresiasi Petani Kedelai di Pasinggangan: Kedelai Ternyata Lebih Menghasilkan

Baca juga: 42 Objek Wisata di Banyumas Boleh Kembali Buka, Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Sadewo menjelaskan, untuk lokasi rawan banjir, terpetakan di Kecamatan Sumpiuh, Kemranjen, dan Tambak.

Kemudian, untuk daerah rawan longsor, yakni di Kecamatan Gumelar serta beberapa wilayah lain.

"Lokasinya terkadang berubah-ubah. Kalau potensi longsor di sini, ada 16 titik, putih beliung 16 titik, dan enam titik rawan banjir," tambahnya.

Kurang lebih, ada 250 personel BPBD yang disiagakan.

Mereka juga mendapatkan dukungan dari 33 organisasi masyarakat yang siap membantu dalam penanganan bencana.

Kemudian, ada TNI-Polri yang juga kerap melakukan koordinasi bersama pada saat penanganan bencana alam.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol M Firman L Hakim mengatakan, pihaknya siap membantu penanganan bencana dari titik awal hingga akhir.

Ia mencontohkan, andaikan terjadi bencana di Kecamatan Sumpiuh, pihaknya akan melakukan pengawalan kendaraan hingga membantu kebencanaan di lokasi.

"Kami memberikan bantuan di wilayah, jadi minimal di sini ada struktur. Soal bencana, kami tidak bisa kerja sendiri. Oleh sebab itu, kami, dari TNI-Polri, sebisa mungkin membantu pemerintah daerah dalam penanganan bencana," tambahnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Pamit Naik Gunung Merapi, Warga Sleman Yogyakarta Hilang di Bukit Kendil

Baca juga: Laga Grup C Liga 2 2021 Dimulai Minggu di Stadion Manahan, Polresta Solo Siagakan 350 Personel

Baca juga: Mulai 24 September 2021, Tarif Rapid Tes Antigen di Stasiun Jadi Rp 45 Ribu

Baca juga: Cegah Tambahan Klaster Sekolah, Gubernur Ganjar Minta Ada Satgas Penanganan Covid di Setiap Sekolah

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved