Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Menjadi Viral di Banjarnegara, Talud Mudah Hancur Hanya Gunakan Pukulan Tangan Anggota Dewan

Hanya dengan pukulan tangan kosong, bangunan drainase atau talut di ruas Jalan Kutayasa Kecamatan Madukara-Larangan Pagentan itu mudah hancur.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Tangkapan layar seorang anggota dewan memukul talud dan secara mudah hancur hanya menggunakan tangan kosong di ruas Jalan Kutayasa-Larangan, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (22/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Komisi 3 DPRD Kabupaten Banjarnegara menyidak beberapa titik pembangunan infrastruktur jalan dan drainase di Kecamatan Bawang dan Pagentan, Rabu (22/9/2021). 

Dalam sidak itu, mereka menemukan beberapa proyek dalam kondisi memprihatinkan. 

Sebuah video sejumlah anggota dewan memukul bangunan talut dengan tangan kosong pun viral. 

Baca juga: Tak Hanya Peserta, Panitia Seleksi CASN di Banjarnegara Juga Harus Jalani Swab Antigen Covid

Baca juga: Jalan Perbatasan Jadi Mulus, Warga Plorengan Banjarnegara Bawa Spanduk Dukungan bagi Budhi Sarwono

Baca juga: Satpol PP Banjarnegara Gerebek 2 Rumah Diduga Lokasi Prostitusi Terselubung, Amankan 9 Orang

Baca juga: Pencatatan Perjalanan Dinas Pegawai Makin Mudah, BKD Banjarnegara Gunakan Aplikasi E-Perjadin

Siapa sangka, hanya dengan pukulan tangan kosong, bangunan drainase atau talut di ruas Jalan Kutayasa Kecamatan Madukara-Larangan Kecamatan Pagentan itu mudah hancur.

Ini diduga kualitas pasir dan campuran semen tidak wajar.

Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Banjarnegara, Ryan Aditya Wahyu membenarkan kejadian dalam video itu. 

"Kami dapat laporan dari masyarakat."

"Kami temukan talut penahan badan jalan kondisinya memprihatinkan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (22/9/2021). 

Menurut Ryan, ini sebenarnya bukan temuan baru.

Pada Juli 2021, pihaknya sudah meninjau proyek itu dan menemukan hal sama.  

Saat itu, pihaknya langsung menggelar rapat dengan memanggil pihak DPUPR Kabupaten Banjarnegara.

DPUPR, kata dia, mengakui hasil pekerjaan yang ditemukan anggota dewan itu tidak sesuai dengan perencanaan pembangunan awal. 

Setelah mendapatkan masukan dari Komisi 3 DPRD, kata dia, DPUPR Kabupaten Banjarnegara akan menyampaikan hasil temuan itu ke rekanan yang mengerjakan proyek tersebut agar dilakukan perbaikan. 

"Setelah September 2021 ini kami sidak lagi, kami masih menemukan hal sama," katanya.

Pihaknya pun akan kembali memanggil DPUPR Kabupaten Banjarnegara terkait temuan ini dalam waktu dekat. (*)

Baca juga: Wakil Bupati Banyumas Apresiasi Petani Kedelai di Pasinggangan: Kedelai Ternyata Lebih Menghasilkan

Baca juga: 42 Objek Wisata di Banyumas Boleh Kembali Buka, Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: Hasil Penilaian Lomba Gempur Rokok Ilegal Purbalingga Keluar, Berikut Nama-nama Pemenangnya

Baca juga: Polres Purbalingga Bangun Dapur Umum, Pasok Makanan untuk Siswa Mrebet yang Jalani Isolasi Terpusat

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved