Breaking News:

Berita Tegal Hari Ini

Proyek Malioboro Kota Tegal Baru Dimulai Langsung Dihentikan Paksa, Ternyata Karena Hal Ini

Penghentian proyek tersebut dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), sejumlah pedagang kaki lima (PKL), dan mahasiswa. 

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
DPUPR Kota Tegal memulai proyek penataan Kawasan City Walk di Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal, Kamis (16/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pemkot Tegal memulai proyek penataan Kawasan City Walk di Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal, Kamis (16/9/2021). 

Kawasan tersebut digadang-gadang sebagai Malioboro-nya Kota Tegal

Baru hari pertama, namun proyek tersebut harus dihentikan paksa.

Penghentian proyek tersebut dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), sejumlah pedagang kaki lima (PKL), dan mahasiswa. 

Baca juga: Orangtua Balita Penyuka Makan Tanah Dapat Bantuan, Biaya Perbaikan Rumah dari Baznas Kota Tegal

Baca juga: Alhamdulillah, Mayoritas Wisata Pantai di Kota Tegal Mulai Dipadati Wisatawan

Baca juga: Cuaca Buruk Masih Berpotensi Terjadi Hingga Sepekan di Tegal Raya, Berikut Penjelasan BMKG

Baca juga: Keren, Istri Wali Kota Tegal Dapat Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2021

Sekretaris LSM Kemaki, Roberto Bellarmino mengatakan, hasil diskusi dengan para PKL dan warga terdampak, proyek tersebut harus dihentikan. 

Karena tidak ada uji materi ataupun sosialisasi. 

Bahkan ia menilai, jika proyek tersebut dilanjutkan, maka akan mematikan mata pencaharian banyak orang. 

"Diskusi dengan para PKL dan rakyat yang mendapatkan dampaknya secara langsung, proyek ini harus dibatalkan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (16/9/2021). 

Terpisah, Kepala DPUPR Kota Tegal, Sugiyanto menilai, aksi penghentian proyek yang dilakukan tersebut tidak proporsional. 

Karena terkait program dan anggaran, itu sudah ditetapkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved