Breaking News:

Berita Kriminal

Nyambi Jual Obat Terlarang, Pedagang Hik di Depan Masjid Baziz Bendungan Sragen Diringkus Polisi

Pemilik warung hik atau angkringan di depan Masjid Baziz di Dukuh Bendungan, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Sragen, diringkus polisi.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK POLRES SRAGEN
Barang bukti obat-obatan terlarang yang dijual bebas Agus Widodo alias Tejo, pemilik hik atau angkringan di depan Masjid Baziz di Dukuh Bendungan, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Sragen. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN – Pemilik warung hik atau angkringan di depan Masjid Baziz di Dukuh Bendungan, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Sragen, diringkus Sat Resnarkoba Polres Sragen, Senin (13/9/2021) malam.

Agus Widodo alias Tejo (38), warga Dukuh Bendungan, Pilangsari, itu diamankan lantaran, selain berjualan nasi dan gorengan, dia nyambi jualan obat-obatan yang seharusnya dengan resep dokter.

Kasat Resnarkoba Polres Sragen AKP Rini Pangestuti mengatakan, penangkapan tersebut didasari informasi dari warga.

Tim yang dipimpin Kanit Opsnal Ipda Agus Warsito itu kemudian meluncur ke lokasi.

"Anggota kami langsung melakukan pemantauan. Dari hasil pemantauan, salah satu anggota mencurigai gerak-gerik tersangka."

"Kemudian, petugas langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan," kata AKP Rini, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Bermain di Sungai dan Embung, Tiga Bocah di Sragen Tewas dalam Sepekan

Baca juga: Penipuan Berkedok Arisan Online Terjadi di Sragen, Pelaku Bawa Kabur Uang Peserta hingga Rp 2 Miliar

Baca juga: Datang ke Sragen, Mensos Tri Rismaharini Serahkan Bantuan Rp 1,8 Miliar Kepada 1.536 Warga

Baca juga: Nakes di Sragen Mulai Dapat Vaksinasi Booster, Gunakan Vaksin Moderna

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti obat Riklona sebanyak delapan butir dan Atarax sebanyak 21 butir.

Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga menemukan obat-obatan dengan merk Merlopam sebanyak empat butir dan Alprazolam sebanyak 10 butir.

"Obat-obatan tersebut ditemukan di dalam kotak pensil warna ungu yang disimpan pelaku di bagian atas gerobak hik dan uang hasil penjualan sebesar Rp 85 ribu," lanjut AKP Rini.

Hasil pemeriksaan sementara, Agus mengakui barang-barang tersebut miliknya.

Obat-obatan tersebut diakui didapatkan dari Agung Klontong yang beralamatkan di wilayah Teguhan, Sragen.

Setelah ditemukan barang bukti tersebut, Agus dan barang bukti dibawa ke kantor Sat Narkoba Res Sragen untuk proses lebih lanjut.

Rini mengatakan, Agus bakal dijerat terjerat Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. (*)

Baca juga: Ditahan KPK, Bupati Nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono Tetap Santuni ODGJ di Panti Pamardi Raharjo

Baca juga: Gondol Motor dari Tempat Konveksi di Adisara Banyumas, Residivis Ini Terancam Masuk Bui Lagi 7 Tahun

Baca juga: Dapati Warga Lansia Hidup Sendiri di Gubuk Reyot, Bupati Kebumen Langsung Evakuasi ke Panti Jompo

Baca juga: Masuk Tiga Daerah di Jateng dengan Angka Kematian Covid Tinggi, Begini Penjelasan Bupati Tegal

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved