Breaking News:

Berita Salatiga

Marak Penipuan Berkedok Arisan Online, Polres Salatiga Bentuk Satgas Khusus

Polres Salatiga membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus dalam penanganan kasus dugaan penipuan dengan modus lelang arisan online.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana saat ditemui di kantornya, Senin (30/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Polres Salatiga membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus dalam penanganan kasus dugaan penipuan dengan modus lelang arisan online di Kota Hati Beriman.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengatakan, satgas tersebut bertugas mengumpulkan bukti dan mendata korban lelang arisan online.

"Satgas ini terkait pelaporan maupun pengaduan. Sehingga, dalam penanganan, kami bisa meningkatkan dari penyelidikan ke penyidikan serta motif pelaku dapat diketahui," terangnya di Mapolres Salatiga, Senin (30/8/2021).

Menurut AKBP Indra, sampai sejauh ini, belum ada laporan resmi dari korban.

Meski demikian, telah ada 18 orang yang diduga menjadi korban arisan online mengadu ke kepolisian.

Baca juga: Bandar Arisan Online di Salatiga Diduga Tipu Member Ratusan Juta Rupiah, Polisi: Silakan Melapor

Baca juga: Penipuan Berkedok Arisan di Salatiga Terbongkar setelah Bandar Unggah Foto Masukkan Uang ke Koper

Baca juga: Kapolsek Sidorejo Salatiga Canangkan Gerakan Jumat Makan di Warung Tetangga, Ini Tujuannya

Baca juga: Keren Nih Program SMKN 3 Salatiga, Gelar Service Gratis Buat Sopir Angkot dan Driver Ojol

Ia menambahkan, dari belasan orang itu, petugas masih melakukan pendalaman agar jelas terkait unsur pidananya.

Secara prinsip, Polres Salatiga terbuka bagi siapapun yang merasa menjadi korban lelang arisan online.

"Kami juga berharap, para korban bersedia melapor. Jika sebatas aduan, polisi tidak bisa bergerak leluasa. Jangan takut melapor, kami akan tindaklanjuti kasus ini sampai tuntas," janjinya.

Sebelumnya, sejumlah warga asal Kota Salatiga, Demak, Semarang, Boyolali, dan Purworejo, dikabarkan menjadi korban penipuan arisan online dengan sistem lelang, oleh seorang bandar di Kota Salatiga.

Mereka, dijanjikan keuntungan berkisar Rp 1,3 juta, dari total setoran awal yang dibayarkan.

Tetapi, kemudian, penipuan bermodus lelang slot arisan itu terbongkar setelah sejumlah member mendatangi rumah kontrakan pelaku Senin (16/8/2021).

Atas kasus itu, diduga, ada kurang lebih 500 orang menjadi korban penipuan lelang arisan online oleh seorang bandar berinisial E melalui bawahannya RAP yang kabur. (*)

Baca juga: Tepergok Curi Motor di Ungaran, Warga Demak Dihajar Warga saat Tertangkap di Tembalang Kota Semarang

Baca juga: Jemur Bonsai di Halaman Kantor Desa, Cara Pencinta di Warungasem Batang Kenalkan Bonsai ke Warga

Baca juga: Bupati Probolinggo Puput Tantriana dan Suami Tertangkap OTT KPK

Baca juga: Hari Ini, PT LIB Serahkan Laporan Pelaksanaan Liga 1 ke Kemenkes untuk Dievaluasi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved