Berita Semarang

Harga Cabai di Kota Semarang Anjlok, Tinggal Rp 15 Ribu Per Kg. Pedagang: Murahnya Terlalu

Harga cabai di Kota Semarang anjlok dalam sepekan terakhir. Penurunan harga sudah dirasakan pedagang sejak Hari Raya Iduladha lalu.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/IDAYATUL ROHMAH
Pedagang cabai melayani pembeli di Pasar Karangayu, Kota Semarang, Kamis (26/8/2021). Pedagang mengeluhkan turunnya harga cabai segala jenis. 

Di samping itu, kata dia, sepinya pembeli di pasar selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) turut memengaruhi.

"Banyak barang tapi tidak ada yang beli, stoknya melimpah. Ini juga karena ketika PPKM, pedagang yang biasa jualan malam harus tutup cepat, otomatis belinya juga dikurangi," katanya.

"Saya juga akhirnya mengurangi dagangan, yang awalnya bisa menyediakan 50 kilogram sehari, sekarang hanya separonya. Daripada sisa," kata Devi.

Baca juga: Gudang Kayu di Kuwarasan Kebumen Terbakar, Api Diduga Muncul akibat Korsleting Listrik

Baca juga: Kasus Covid Turun, Wakil Bupati Banyumas Berharap Tempat Wisata Boleh Segera Dibuka

Baca juga: Bayi Kembar Siam di Jepara Butuh Pertolongan, Alami Kelainan di Jantung dan Kaki

Baca juga: Oktober 2021, Trans Jateng Bakal Layani Rute Semarang-Grobongan. Harga Tiket Cuma Rp 4 Ribu

Selain cabai, Devi menyebutkan, harga beberapa jenis sayur juga mengalami penurunan, di antaranya sawi dan brokoli.

Selain itu, harga bawang merah juga disebut mengalami penurunan.

Namun, ia menyebutkan, penurunan harga sayur dan bumbu dapur itu terjadi tidak setajam harga cabai.

"Harga sayur juga turun tapi sedikit, hanya Rp 1 ribu sampai Rp 3 ribu. Harga bawang juga turun," ujarnya.

"Harga yang masih bertahan itu tomat, Rp 17 ribu sampai Rp 18 rbu per kilogram. Hampir sama saat Hari Raya Iduladha," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved