Berita Wonosobo

Minta Maaf, Pendaki Gunung Sindoro Akui Pura-pura Sakit Demi Konten Tiktok

Pendaki Gunung Sindoro yang disanksi dilarang naik gunung tersebut selama lima tahun ke depan karena membohongi petugas penjaga gunung, akhirnya minta

Editor: rika irawati
KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA
Gunung Sindoro dilihat dari Puncak Bukit Sikendil, Temanggung. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Pendaki Gunung Sindoro yang disanksi dilarang naik gunung tersebut selama lima tahun ke depan karena membohongi petugas penjaga gunung, akhirnya minta maaf.

Yang bersangkutan mengaku pura-pura sakit agar mendapat pertolongan ranger, demi membuat konten Tiktok.

Pendaki bernama Iqbal Fauzi Pratama tersebut mendatangi basecamp Ndoro Arum, Desa Banaran, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (21/8/2021) sore untuk meminta maaf.

Pendaki asal Kebumen itu mengakui kesalahannya yang telah membohongi petugas karena berpura-pura sakit saat mendaki gunung, Selasa (17/8/2021).

"Saya memohon maaf atas tindakan saya kepada pihak basecamp Ndoro Arum, Masyarakat Desa Banaran, dan seluruh pendaki Indonesia, yang terjadi pada 17 Agustus 2021," kata Iqbal, di Basecamp Ndoro Arum, Sabtu sore.

Baca juga: Pura-pura Sakit dan Manfaatkan Tim Ranger, Pendaki Gunung Sindoro asal Kebumen Diblacklist

Baca juga: Lahan Lereng Gunung Sindoro-Sumbing di Wonosobo Diproyeksi Jadi Tempat Budidaya Bawang Putih

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas Sering Terjadi di Jalur Parakan-Kertek, Ini Kata Dishub Wonosobo

Baca juga: Berkah Warga di Pertigaan Doplak Wonosobo, Polisi Bagikan Paket Berisi Sayuran, Ini Tujuannya

Iqbal pun mengaku legowo dan menerima sanksi dilarang mendaki Gunung Sindoro selama lima tahun ke depan.

"Untuk sanksi yang sudah diberikan kepada saya, saya terima dengan legowo," kata dia.

Selain meminta maaf, ia juga mengakui, jika hal tersebut ia lakukan demi konten media sosial TikTok.

Ia menyebut, tindakan yang ia lakukan adalah tindakan yang salah.

"Saya mengajak semua rekan-rekan pendaki untuk tidak mencontoh perbuatan saya," ucap dia.

Sementara, Ketua Basecamp Ndoro Arum Jalur Pendakian Gunung Sindoro Dwi Andika, mengatakan, pihaknya telah menerima permintaan maaf Iqbal.

Meski begitu, sanksi yang dikeluarkan tidak akan dicabut.

"Semoga menjadi pelajaran dan pengalaman kita semua. Meskipun sudah minta maaf namun sanksi blacklist tidak bisa dicabut, dan berlaku per 18 Agustus 2021," kata Andika, dikutip dari Kompas.com.

Andika memaparkan, sanksi terhadap Iqbal didasari atas beberapa pelanggaran yang sudah dilakukannya, antara lain berpura-pura sakit demi konten TikTok, berperilaku tidak sopan terhadap pengelola, kepada sesama pendaki, dan warga.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved