Breaking News:

Berita Solo

Terdampak Pandemi Covid, Dalang dari Boyolali Nglurug ke Solo. Tawarkan Wayang untuk Beli Beras

Sejumlah dalang asal Boyolali datang ke Solo dengan tujuan menjual wayang yang selama ini dimainkan dalam pagelaran wayang kulit, Sabtu (21/8/2021).

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Dalang asal Boyolali, Larso, menawarkan tokoh wayang Sengkuni di Pasar Klithikan Notoharjo, Solo, Sabtu (21/8/2021). 

Sebelumnya, mereka mendatangi Pasar Triwindu namun karena tak mendapatkan izin, akhirnya pindah ke Pasar Klithikan Notoharjo.

Baca juga: Menang Tipis 1-0 dari Sulut United di Laga Uji Coba, PSIS Semarang Rasakan Atmosfir Pertandingan

Baca juga: Tempat Karaoke Gambilangu Kendal Masih Beroperasi saat PPKM, Tamu dan Pemandu Lagu Dites Antigen

Baca juga: Semarang Zoo Andalkan Simpanan untuk Biaya Pakan Satwa Koleksi, Sebulan Capai 180 Juta

Baca juga: Truk Bermuatan Kaca dan Kayu Tabrakan di Jalur Kertek Wonosobo, Gapura Desa Ikut Hancur

Di Pasar Klithikan, mereka berkeliling menyusuri ruko untuk menawarkan wayang.

Salah satu yang ikut rombongan, Lorsa, mengungkapkan, dirinya diberi wayang oleh dalang Wartoyo.

"Ini saya dikasih wayang oleh dalang wartoyo. Berhubung gak bisa makai, saya jual untuk beli beras," jelasnya.

Dia menawarkan tokoh wayang kulit Sengkuni dengan harga Rp 500 ribu kepada pengunjung maupun pedagang di Pasar Klithikan.

"Mangga, limangatus (Rp 500 ribu, red), mangga seng kerso. Limangatus, mangga," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved