Berita Kriminal Hari Ini

Bandar Arisan Online di Salatiga Diduga Tipu Member Ratusan Juta Rupiah, Polisi: Silakan Melapor

bandar arisan online menjanjikan keuntungan kepada para member berkisar Rp 1,3 juta dari total setoran awal yang dibayarkan. 

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
FREEPIK.COM
ILUSTRASI kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum Polres Salatiga. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Sejumlah warga asal Kota Salatiga, Demak, Semarang, Boyolali, dan Purworejo dikabarkan menjadi korban penipuan arisan online dengan sistem lelang oleh seorang bandar di Kota Salatiga

Dari informasi yang dihimpun, bandar tersebut menjanjikan keuntungan kepada para member berkisar Rp 1,3 juta dari total setoran awal yang dibayarkan. 

Penipuan bermodus lelang slot arisan itu terbongkar setelah sejumlah member mendatangi rumah kontrakan pelaku di Perumahan Prajamukti Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Senin (16/8/2021). 

Baca juga: Program Aku Sedulurmu Polda Jateng, Polres Salatiga Santuni Empat Anak Yatim Piatu

Baca juga: Curhatan Penjual Bendera Musiman di Salatiga, Syarif: Tahun Ini Makin Menurun, Hingga 60 Persen

Baca juga: Ance Serasa Lupa Kalau Sedang di Penjara, Begini Kemeriahan Lomba Agustusan Rutan Salatiga

Baca juga: Riani Isyana: Penggunaan Tabung Oksigen RSUD Salatiga Sudah Turun 40 Persen

Ketua RT 6 RW 4, Perumahan Prajamukti Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Agus Abusiri saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. 

"Ya benar ada warga kami tapi statusnya mengontrak diduga melakukan penipuan model arisan online."

"Tapi sekarang orangnya sudah kabur."

"Saat didatangi para member tidak ada di rumah," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (18/8/2021). 

Menurut Agus, dari informasi yang diketahui arisan online itu dalam sepekan dapat melakukan pencairan hingga tiga kali dengan keuntungan lebih besar dari setoran awal. 

Dia menambahkan, pelaku penipuan arisan online diduga lebih dari dua orang yang merupakan pasangan suami istri (pasutri).

Keduanya, dari pendataan diketahui warga asli Kota Salatiga

"Untuk uang yang dibawa kabur saya tidak tahu persisnya."

"Tapi ada yang bilang sampai ratusan juta, karena mereka ini juga masih warga baru sekira empat bulan mengontrak," katanya.

Dia menyatakan, terdapat sekira 50 orang member sejak 16 Agustus 2021 bergantian mendatangi rumah kontrakan diduga pelaku penipuan arisan online.

Agus menjelaskan, dari penuturan seorang korban para member terpengaruh tipu daya keuntungan yang cukup besar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved