Berita Jateng

Rampung Jalani Hukuman Kasus Pencurian, Warga Nigeria Dideportasi dan Dilarang Masuk Lagi Indonesia

Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Semarang mendeportasi warga Nigeria, Kokou Innocent alias Ezihe Amos Onyemaechi, Sabtu (14/8/2021).

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Rudenim Semarang
Petugas Rudenim Semarang mengantarkan warga Nigeria untuk pulang ke negaranya melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Sabtu (14/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Semarang mendeportasi warga Nigeria, Kokou Innocent alias Ezihe Amos Onyemaechi, Sabtu (14/8/2021). Tak cukup dipulangkan secara paksa, Kokou juga dilarang lagi masuk Indonesia.

Kasi Registrasi Administrasi dan Pelaporan Rudenim Semarang Nur Iman Dinda Kinsarante mengatakan, Kokou merupakan mantan narapidana kasus pencurian.

"Yang bersangkutan, sebelumnya telah menjalani pidananya di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Wonogiri selama 1 tahun 6 bulan dan dinyatakan bebas pada 25 Desember 2020," kata Dinda.

Baca juga: Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Semarang Deportasi 4 Warga Timor Leste, 1 di Antaranya Masih Balita

Baca juga: Malaysia Deportasi Ratusan TKI dan WNI, Tak Mau Pusing di Tengah Lokcdown

Baca juga: Ganjar Semangati Atlet Pelatnas Jateng di GOR Jatidiri Semarang, Latihan Jelang PON di Papua

Baca juga: Semua Sekolah Sudah Siap Gelar PTM, Disdik Kota Semarang: Tinggal Tunggu Izin Pemprov Jateng

Guna proses kepulangannya tersebut, Rudenim Semarang berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Nigeria di Jakarta agar yang bersangkutan dapat diberikan dokumen perjalanan sementara (emergency travel certificate).

Setelah dokumen perjalanan Kokou diterbitkan Kedutaan Besar Nigeria di Jakarta, yang bersangkutan dikawal petugas Rudenim Semarang menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta setelah sebelumnya menjalani PCR tes sebagai salah satu syarat perjalanan udara menuju Abuja, Nigeria.

"Yang bersangkutan kami deportasi menuju ke Abuja, Nigeria, menggunakan (penerbangan) Ethiophian Airlines," ucapnya. (*)

Baca juga: 15 Camat di Tegal Dinyatakan Langgar Prokes, Terancam Denda Masing-masing Rp 100 Ribu

Baca juga: Curhatan Penjual Bendera Musiman di Salatiga, Syarif: Tahun Ini Makin Menurun, Hingga 60 Persen

Baca juga: Belum Banyak Diketahui, Inilah Sosok yang Viralkan Kabar Kemerdekaan, Makamnya di Bergota Semarang

Baca juga: Barcelona Masih Utang Gaji Lionel Messi, Nilainya Capai Rp 880 Miliar

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved