Breaking News:

Berita Nasional

Yenny Wahid Pamitan, Tak Lagi Jadi Komisaris Garuda Indonesia, Alasannya Biar Keuangan Sehat

Yenny Wahid memilih mundur dengan alasan agar membantu maskapai melat merah itu melakukan efisiensi di tengah krisis keuangan.

Editor: deni setiawan
Kompas.com/dok. Instagram @garuda.indonesia
ILUSTRASI - maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggunakan masker, Selasa (13/10/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Yenny Wahid memilih untuk mundur dari jabatan Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Dia memilih mundur dengan alasan agar membantu maskapai melat merah itu melakukan efisiensi di tengah krisis keuangan.

Hal tersebut diungkapkannya dalam video yang diunggah di akun Twitter pribadinya @yennywahid.

Ia mengajukan surat pengunduran diri ke Kementerian BUMN pada Kamis (12/8/2021).

Baca juga: Nama Rans Entertainment Milik Raffi Ahmad Nampang di Bodi Pesawat, Ini Kata Dirut Garuda Indonesia

Baca juga: Gara-gara Layang-layang, Garuda Indonesia Perbaiki Pesawat Hingga Rp 500 Juta

Baca juga: Menteri Erick Thohir Beberkan Alasan Penunjukan Yenny Wahid dan Triawan Munaf Jadi Komisaris Garuda

Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi PT Kimia Farma Diagnostika, Ini Alasannya

"Saya datang ke Kementerian BUMN untuk menyerahkan surat pengunduran diri saya dari Garuda Indonesia maskapai kebanggan kita semua," ujarnya dalam video yang dikutip dari Kompas.com, Sabtu (14/8/2021).

Yenny mengatakan, keputusan meninggalkan Garuda Indonesia memang bukan hal yang mudah.

Ia sedih, namun pilihan untuk mundur perlu dilakukan agar membantu perusahaan menekan biaya sehingga bisa menyehatkan kinerja keuangan.

"Memang sedih sekali, tapi ini adalah upaya kecil saya untuk membantu Garuda agar bisa melakukan efisiensi biaya dan menekan biaya-biaya yang mungkin selama ini terus membebaninya," kata dia.

Menurut dia, ia sempat enggan masuk menjadi bagian Garuda Indonesia, namun setelah masuk ia jatuh cinta dengan maskapai milik negara tersebut.

Sekalipun ada banyak permasalahan di tubuh perusahaan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved